Bagas Karyadi
Dapatkan Buku Rohani Rahasia Jodoh Kristen: 7 Cara Ajaib Mendapatkan Jodoh dari Tuhan, silahkan klik di sini!

Pacaran Beda Agama? Inilah 4 Alasan Orang Kristen Tidak Boleh Melakukannya

Pada renungan harian kali ini, saya akan coba mengetuk pintu hati Anda yang masih menganggap pacaran beda agama adalah hal yang sah-sah saja. Semenjak saya menerbitkan tulisan yang menjawab pertanyaan, “Apakah orang Kristen boleh menikah beda agama?”, banyak pembaca yang memiliki pandangan yang kontradiktif dengan jawaban saya.

renungan harian pacaran beda agama

Kebanyakan mereka menganggap saya membeda-bedakan manusia menurut agama. Katanya, saya tidak menganut toleransi antar umat beragama. Hahaha, saya hanya tertawa saja menanggapi hal itu.

Sebenarnya, jika kita mendalami maksud utama diadakannya pernikahan, kita tidak mungkin berpandangan seperti itu. Ingat, tujuan utama dalam pernikahan adalah melayani Tuhan melalui keluarga yang kita bangun. Jadi, bagaimana mungkin kita bisa melayani Tuhan dengan orang yang berbeda agama?

Orang yang seagama saja belum tentu bisa diajak untuk melayani Tuhan, apalagi orang yang berbeda agama? Logis, bukan? Pikirkan itu! Sekarang saya akan mengupas 4 alasan orang Kristen tidak boleh pacaran dengan orang yang berbeda agama.


#1. Jika kita pacaran dengan orang yang berbeda agama, itu menunjukkan kita hanya bermain-main dalam pacaran.
Pacaran sangat berguna untuk menjelajahi karakter calon pasangan hidup kita. Karakter orang yang berbeda agama sudah jelas tanpa harus ditelusuri. Orang yang berbeda agama tidak mungkin mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Itu harga mati!

Jadi, apa gunanya berpacaran dengan orang yang berbeda agama? Jangan larut dengan kebaikan yang ditampilkannya! Orang yang berbeda agama bisa jadi memiliki kepribadian yang lebih baik dari kebanyakan orang, bahkan lebih baik dari kebanyakan orang Kristen.

Namun, apakah ia mau mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat? Renungkan itu!

#2. Jika kita pacaran dengan orang yang berbeda agama, itu menunjukkan kita tidak benar-benar berniat menikah.
Tujuan pacaran adalah menikah. Sedangkan, tujuan menikah adalah melayani Tuhan melalui keluarga kita. Nah, jika calon pasangan hidup kita tidak bisa diajak untuk melayani Tuhan, lalu untuk apa kita berpacaran dengannya?

Jelas, jika kita masih ngotot berpacaran dengan orang yang berbeda agama, berarti kita tidak sungguh-sungguh ingin menikahinya. Bertobatlah jika Anda masih ngotot untuk berpacaran dengannya!

#3. Jika kita pacaran dengan orang yang berbeda agama, itu menunjukkan kita sedang menyakiti hati Tuhan.
Anda mungkin tidak menyadari Tuhan terluka ketika Anda berpacaran dengan orang yang berbeda agama. Namun, faktanya memang begitu! Jelas, Tuhan tidak suka ketika Anda main-main dalam berpacaran.

Mengapa? Sesuai yang saya sebutkan sebelumnya, jika kita berpacaran dengan orang yang berbeda agama, berarti kita hanya main-main dan tidak berniat menikah. Itu jelas menyakiti hati Tuhan.

#4. Jika kita pacaran dengan orang yang berbeda agama, itu menunjukkan kita membuka peluang untuk pindah agama atau murtad.
Ini yang menjadi dilema bagi kita semua. Banyak yang beranggapan dengan cara pacaran kita bisa membawa orang mengikut Kristus. Namun, kenyataannya justru kitalah yang terbawa dengan agama orang itu.

Mengapa? Karena jika kita lebih mencintai Tuhan Yesus, kita pasti tidak akan berpacaran dengannya. Jika kita masih berpacaran dengannya, berarti kita lebih mencintai orang itu daripada mencintai Tuhan Yesus.

Saya hanya menemukan sedikit orang Kristen yang berhasil membawa orang yang berbeda agama untuk mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat dengan cara berpacaran. Namun, hal itu sebenarnya tidak cukup membuktikan orang yang baru saja pindah agama menjadi Kristen, benar-benar memiliki karakter seperti yang Tuhan mau.


Demikian, keempat alasan yang bisa saya berikan kepada Anda. Jika Anda sekarang sedang pacaran beda agama atau sedang berniat ke arah itu, semoga apa yang saya jelaskan dapat mengetuk pintu hati Anda tertutup. Amin.
Salam kebenaran,

Bagas Karyadi, M.Th.
 087871110565
Facebook: fb.com/bagas.karyadi

Catatan:
  • Dapatkan buku rohani Rahasia Jodoh Kristen: 7 Cara Ajaib Menemukan Jodoh dari Tuhan, klik di sini!
  • Jangan lupa, ikuti juga Facebook saya supaya tidak ketinggalan Renungan Harian Kristen terbaru! Anda juga dapat bertanya atau berkonsultasi tentang Kekristenan atau pergumulan hidup Anda melalui Facebook saya.
  • Facebook: fb.com/bagas.karyadi
  • Anda juga dapat membaca renungan-renungan saya yang lainnya di blog ini. Saya yakin masih banyak renungan-renungan bermanfaat yang belum Anda baca.
  • Jika Anda merasa diberkati, silahkan bagikan renungan ini.

138 Responses to "Pacaran Beda Agama? Inilah 4 Alasan Orang Kristen Tidak Boleh Melakukannya"

Egen Rauw said...

gua dulu pacaran sama org beda agama. gua Kristen, pacar gua Muslim. apakah saya termasuk org yg menyakiti TUHAN? dimana dia skrg telah menjadi Kristen telah sekolah Alkitab di beiji batu malang sekarang sementra praktek.
apa ada yg salah?

Adriani Grace Mengku said...

Maaf, hny mau tau...anda berbicara menurut iman anda? Klu anda Katolik, psti anda tdk akn berbicara sprti ini, gambarx jg kok menunjukkan Katolik & Islam...sdh tau ttg ajaran Katolik Roma!!!. Krn Tuhan tdk prnh membedakan agama, krn bukan agama yg menyelamatkn tp iman & perbuatan kita d dunia. Sy ggk tau d agama Nasrani lain, tp sy sbg seorg Katolik, yg sy tau smpi detik ini, tdk prnh d ajarkn sprti itu, makax d Katolik ada namax dispensasi krn smua agama d hargai. Jangan membawa2 agama klu blm tau lbh detailnya!!!

jhon miduk said...

Penulis tau dari mana kalo berpacaran dengan agama lain menyakiti Tuhan? Apa dalilnya? Bahkan di Alkitab banyak juga tokoh2 yang menikah dan disuruh Tuhan untuk menikahi orang Sundal, apa itu menyakiti hati Tuhan juga? Jika Tuhan menjodohkan saya dengan wanita muslim, apa anda yakin itu menyakiti hatinya? Hati yang mana sebenarnya tersakiti? Bukankah mereka ciptaan Tuhan juga?

Anonymous said...

Ngawur.,,sok tau .,,rasis.,,

Anonymous said...

jangan pake urat dong balesnya mas. itu kan kejadian kecil di antara sekain banyakpasanagan. kata Tuhan sebaiknya jangan mencobai diri sendiri. ya puji Tuhan kalo pacarmu (apa mantan?) udah percaya Tuhan Yesus.

Anonymous said...

kalo mnrt mbak katolik cuma sebatas agama, ya emg bakalan kyk gini komentar mbak. emg Tuhan ga ngebedain agama, tapi Tuhan udah dengan jelas membedakan orang yg di dalam terang dan orang yg di dalam gelap. Tinggal elunya aja menganggap katolik itu sebagai agama atau sebagai hubungan dengan Tuhan.
Lu aja ga senang kan diselingkuhin sama pacar lu? Nah, kita dan Tuhan itu diandaikan seperti 'pasangan suami istri' yang di dalamnya ada komitmen. Kalo lu pacaran sama yg ga percaya Tuhan Yesus, itu artinya lu udah 'menyelingkuhi Tuhan'. Lu aja ga senang diselingkuhin, apalagi Tuhan o.O

Anonymous said...

'Bahkan di Alkitab banyak juga tokoh2 yang menikah dan disuruh Tuhan untuk menikahi orang Sundal, apa itu menyakiti hati Tuhan juga?'

saran saya mas, baca alkitab jangan langsung ditelen gitu aja ya. Alkitab itu selalu punya maksud dibalik apa yang dituliskan di dalamnya. Di Perjanjian Lama emg pernah ada Tuhan menyuruh nabi menikah dengan orang Sundal TAPI itu ADA MAKSUDNYA. Waktu itu orang israel 'berselingkuh' dengan cara beribadah kepada ilah lain dan Allah berduka melihat itu. Nabi itu disuruh menikahi orang sundal sebagai perumpamaan pengkhianatan yang dilakukan ISrael. Sedihnya nabi itu diselingkuhi mewakili gimana perasaan Tuhan sedih melihat orang Israel menyembah ilah lain. Berapa orang yg mas liat DISURUH Tuhan menikah sama orang sundal? Selama saya baca ALkitab, hanya 1 orang itu yg disuruh menikah dengan Sundal. Tuhan aja melarang Israel menikah dengan orang yg bukan ISrael krn pada jaman itu bangsa2 lain belum mengenal Allah.

NAH, intinya, apakah agama lain sudah mengenal ALLAH YANG BENAR? Semua agama emg sama, mengajarkan kebaikan, tapi engga semua agama menunjukkan jalan keselamatan kyk yg jelas tertulis di Alkitab. Kalo mas nikah sama orang beda agama YANG TIDAK MENGENAL TUHAN YESUS, itu JELAS melukai hati Tuhan.

Satu lagi mas, Tuhan kita BUKAN pribadi yang bodoh. Kalo sejak jaman perjanjian lama dan perjanjian baru aja Tuhan udah ngelarang umatNya menikah dengan orang yang tidak mengenal Tuhan, ga mungkin Dia jodohin mas dengan orang yang tidak mengenal Tuhan. Itu adalah pilihan mas sendiri untuk tidak membawa perempuan itu ke hadapan Tuhan, tidak bertanya dulu persetujuan Tuhan sebelum memacarinya.

Orang-orang penganut agama lain memang ciptaan Tuhan, tapi yang Tuhan inginkan dari anak-anakNya dalam pernikahan adalah untuk bersatu hati tetep melayani Dia sebagai keluarga. Kalau pasanganmu tidak percaya Tuhan Yesus, bagaimana kamu dapat melayani Tuhan dengan keluargamu? Jadi, Tuhan ga pengen kita pacaran sama ciptaan Dia saja, tetapi sama CIPTAAN YANG MENGENAL DIA.

Dalilnya? 2 Korintus 6:14

Bagas Karyadi said...

Saya juga punya seorang teman yang begitu. Tapi, itu hanya sedikit dari sekian banyak kasus. :)

vivin zendrato said...

Suami sy katolik,,sy GKI (protestan) . Kami menikah d GKI tapi kami berdua bertahan d agama masing2..apa itu jg salah ya dlm ajaran kristen?? Krn katolik n protestan jg kan beda agama

Bagas Karyadi said...

Ajaran yang saya sampaikan tidak di bawah pandangan gereja mana pun. Saya murni menggalinya dari Alkitab. :)

Bagas Karyadi said...

Kamu tidak akan bisa melayani Tuhan Yesus jika menikahi orang yang tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Tujuan pernikahan adalah melayani Tuhan. :)

Bagas Karyadi said...

iya saya memang tahu. Saya tidak bicara ras tapi agama. :)

Bagas Karyadi said...

ada toleransi antara Kristen dan Katolik. Kedua agama ini mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, jadi no problem :)

Yayan Aja said...

Penjelasan yg aneh dan tidak masuk akal manusia....

Ria Jestilia said...

Hallo, saya ria. saya seorang kristen. dan saat ini saya berpacaran dg agama yg lain. saya tau itu semua salah. tapi saya tidak bisa memustuskan salah satunya, satu pihak saya sayang agama saya, satu pihak saya sayang cowk saya juga. tolong beri pendapatnya.Jujur pusing juga jadinya...

frans sitohang said...

Normal2 saja menganggap beda agama itu menyakiti Tuhan. Itu benar, agama lain pun menganjurkan hal yg sama, bahkan masuk ke ranah hukum, tegas dan keras! Justru di bumbui dgn ancaman murtad, anjuran utk tdk berpacaran atau tidak menikah dgn bwda agama mohon jgn disertai ancaman ini itu. Agama hnya jalur ibadah bukan tuhan. Yg melarang keras kawin campur itu adalah ajaran rasis dan diskriminatif. Biarlah mereka kawin dgn kaumnya sendiri, agama lain gk usah pusing...

Jennifer Natalia said...

Setuju banget pak... Kalau saya,lbih baik menghindari orang di luar Yesus utk berpacaran dg saya.. Karena,Saya lebih cinta Yesus saya drpada mereka.. Saya cinta Yesus,saya buktikan salah satunya dg hal sperti ini.saya mempunyai standart tinggi sebagai anak Raja.pasangan saya harus lebih cinta Yesus ketimbang saya.. Apalagi saya perempuan.. Imam saya harus jelas..membawa saya dan anak2 kepada Yesus.Melayani Dia melalui keluarga kami.. Gbu

Pauw Benny Agus Kristanto said...
This comment has been removed by the author.
Ayy 10 said...

Saya seorang muslimah,dan pacar saya kristen. Ya,memang benar pacaran beda agama itu sulit,tapi saya akan membawa dia mengikuti agama saya,karna dari dirinya sendiri sudah mengeluh akan agamanya,dia mengatakan bahwa diagamanya seminggu hanya sekali bertemu tuhannya,sedangkan islam sehari bisa 5 kali. Begitupun juga akhlaknya,akhlak yang diajarkan dalam agama kami berbeda,jangan kan dia,pendeta katolikpun berbicara seperti itu,bisa dilihat di http://www.nbcindonesia.com/2015/12/gempar-pendeta-katolik-islam-agama-yang.html?m=1

Pauw Benny Agus Kristanto said...
This comment has been removed by the author.
Pauw Benny Agus Kristanto said...
This comment has been removed by the author.
Pauw Benny Agus Kristanto said...
This comment has been removed by the author.
Pauw Benny Agus Kristanto said...
This comment has been removed by the author.
Pauw Benny Agus Kristanto said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Jennifer Natalia said...
This comment has been removed by the author.
Jennifer Natalia said...

Pacarmu yg ngga kenal Yesus.seminggu skali kami berkumpul untuk ibadah bersama,tp di luar itu,stiap saat kami bisa berdoa kapan saja dan dimana saja.. Karna Tuhan tidak terbatas ruang dan waktu.. Pacarmu itu lihatnya kmu.. Dia bilang gtu karna dia suka sama km.yg pasti dia tidak kenal Yesus.. Jadi ya wajar klo dy kaya gtu..

Bond Kisaragi said...

Cihuuyy.. Tuhan banyak pacarnya, selingkuh ni ye... hehe
Pak Bagas coba di ayat mana bapak menggalinya, saya mau tau juga dong?

Bagas Karyadi said...

Silahkan baca artikel ini untuk menemukan ayat-ayatnya.. >> http://www.bagas.org/2015/07/3-alasan-orang-kristen-tidak-boleh.html

Anonymous said...

"Kamu tidak akan bisa melayani Tuhan Yesus jika menikahi orang yang tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Tujuan pernikahan adalah melayani Tuhan. :)"


Wah hebat Pak...anda bisa yakin kalau kalau tidak bisa melayani Tuhan...
Merut anda pelayanan itu apa sih?

Ramlan Andika said...

Klu mbak syg ke duany tinggal mbak pilih tuhan untuk slama- lamanya atau pacar yang hanya duniawi dan blm tentu anda bhgia kedepan nya.sudah banyak contoh artis menikah dengan beda agama akhirnya berakhir dengan masalah dan perceraian wlupun berlangsung lama pernikahanya.satu agama sj susah apa lagi beda agama.

Bagas Karyadi said...

memang :)

Bagas Karyadi said...

Jangan sayangi agama! Sayangilah Tuhan Yesus.. :)

Bagas Karyadi said...

ini bukan ancaman, ini fakta lapangan :)

Bagas Karyadi said...

amin Anda pengikut Kristus sejati.. GBU :)

Adolof said...

Bacaan ini sebagai renungan yg penting bagi pemuda pemudi. Dalam realita 90% terjadi seperti yg telah dijelaskan... apa yg dialami Egen Rauw sangat baik... berarti beliU masuk golongan yg 10%. Tidak perlu diperdebatkan...

Adolof said...

Pak Bagas tulisan anda sangat baik... berbagai pertanyaan yg disampaikan juga baik namun kebanyakan hanya sebatas keinginan dan nafsu dunia semata... mereka akan alami dg sesungguhnya ketika sudah melakukan hidup berkeluarga... karena mengerti Firman Allah dalam kehidupan hubungan suami istri akan diperoleh melalui sakramen pernikahan. Good job pak Bagas Karyadi. GBU

Jessy Oematan said...

Setuju,, saya pernah pacran dgn cowo khatolik, 5 tahun kita pacran membuat komitmen menjaga hati dan hubungang sampai menikah, 6 bulan sblm pernikahan sya mendapat rhema dr gembala sidang sya, ' Bagaimana mungkin terang dapat bersatu dgn gelap ?' Dan ' hendaklah kamu mencari pasangan yg sepadan denganmu'.
Sebuah pukulan bg saya, sy minta hikmat dr Bapa dan menggumulinya selama satu bulan, meminta nasehat dan pertimbangan dr kakak2 rohani dan orang tua rohani dan beberapa pendeta, hampir semuax sama jangan karna dunia kamu lupa siapa kmu sebenarnya. Saya sadar kalau apa yg sya lakukan slama 5 tahun ini menyakiti hati Tuhan, sya seorang pemimpin Youth, bagaimana anak2 muda yg sy pimpin akan bercermin pada sya, puji Tuhan sya meminta Tuhan memutuskan kalau Tuhan berkehendak maka Tuhan akan mempersatukan dgn cara Tuhan tetapi jika Tidak, maka Tuhan akan pisahkan dgn Cara Tuhan.
Pada akhirnya sy bersepakat dgn pacar sya, sya menjelaskan semuanya dan kita sama2 memutuskan unk berpisah. Kami berduaa menjelaskan pada keluaqa kami. Dan puji Tuhan kami bertemu dgn baik dan berpisah juga dgn baik. Satu hal yg sya ambil bahwa agama tdk menyelamatkan tetapi lewat agama saya mengenal pribadi Kristus.
Pernikahan harus dibangun diatas dasar Kasih, bukan kasih dunia tetapi Kasih Bapa..
Kasih yg sempurna didalam Yesus Kristus.
Karna kita adalah Anak2 pewaris kerajaan Sorga...
Haleluya !!!!

Anonymous said...

Papa saya Kristen, Mama saya Islam. Sudah menikah selama 32 tahun tetap dalam keyakinan masing2. Trus gimana? Apa harus cerai?

Anonymous said...

Tuhan itu tidak bisa dinalar sama otak manusia..diperbolehkan apa tidak di alkitab sdh menulis..bhw terang & gelap tdk bisa jd satu..soal urusan Tuhan menyuruh menikahi perempuan Sundal apa iya berlaku di kitab2 yg lain ?? Mbok ya kalo komentar belajar alkitab dulu !! Skrg saya mau tanya.. Kalo anda mengaku Yesus Tuhan apa perintah Yesus bagi murid2Nya ?? Jadikan semua bangsa murid Tuhan !! Bukan nikahi bangsa utk jadi murid Tuhan.. Soal pasangan yg akhirnya memutuskan utk pindah agama brarti jelas bhw dia ketemu dgn Yesus secara pribadi..entah melalui cara hidupmu ato bertemu pribadi dgn Tuhan... Mbok pikir pacarmu pindah krn km ?? Jgn sombong yaa.. Tp kalo mmg krn km ya siap2 aja kerja keras dlm hal keimanan...tp jika Tuhan yg memilih ya jelas imannya trhadap Yesus akan kuat... Penulis kan menuliskan bgmn susahnya jika pasangan beda agama.. Ditulis jg kalo menikah beda agama akan masuk jalur hukum..entah dr birokrasi atopun sanksi sosial dr masyarakat... Skrg saya mau tnya sm kalian smua apa iya jika Tuhan merestui nikah/pacar beda agama sgala sesuatunya dipersulit ?? Cmn manusia aja yg berkeras kepala..seakan2 smua adalah jalan Tuhan...saya mau bawa anda berpikir logis.. Misalkan anda orang kaya raya..punya anak perempuan cantik.. Nah calon menantumu anak org miskin.. Mau km menerima dia menjadi menantumu ?? Ato anda keturunan org baik2..tp anakmu dilamar pria dr keturunan pembunuh..masih mau km trima sbagai mantumu ?? Jawab sendiri... Itulah gambaran Tuhan mengapa Tuhan tdk mengijinkan berpacaran apalagi menikah beda agama...wassallam

Melysa Manurung said...

orang akan selalu mempermslhkan jika kita menyinggung agama. karna apa, karna tdk sejalan. semua agama tdklh salah krna tjuan bragama membuat org jauh lbh baik. byk cara org prgi keroma. dlm hal ini jg mcm cara org mempermuliakan TUHAN ALLAH. jd, yg membuatmu baik, indah, jd panutan dr dirimu sendiri. krna setiap ajaran agama yg kita anut terpancar dr diri kita msg2. berlomba2lh melakukan yg trbaik. dgn cara apa?? menghrgai satu sama lain bkn menghujat. bg yg mengenal yesus, akan tahu TELADAN yg TUHAN brikan didunia. pd saat disalibkan TUHAN YESUS hanya bisa bicara mengampuni dan berkata. " Ya Bapa ampunilah mereka, sebab mereka tdk tahu apa yg mrka perbuat". skrg bukan siapa yg lbh suci. yg menyucikan diri kita. dlam dunia byk yg terpilih. tetapi yg terPANGGIL tdklh byk. terpilih dan terpanggil sgtlh brbeda. pilihan byk, tp jiwa yg terpanggil sangatlh sdkit. kita. bgaikan " Tuaian yg byk tetapi yg mengerjakan mgambil TUAIAN sgtlh sdikit. Tuaian diumpakan orang yg biasa. pekrja diumpakan org yg mengajarkan kita sprti Pendeta, ustad, n ptinggi agama lainnya. Dan pd dsarnya itu smua manusia. jd, siapa yg mau mndgarkan FIRMAN ALLAH dia tdk mnolak krjaan ALLAH. jd, aplikasi kita bgmn hubungan dgn TUHAN ALLAH, hbungan dgn sesama. sarannya akan lbh baik kita SEIMAN dan memelihara. intinya sbg org yg baik n mengenal Tuhan Allah. dia hanya mengarahkan bukan menyalahkan apalg menghujat. TUHAN ALLAH hdir pd jiwa2 yg tdk mengecwkan. sdgkn manusia tdk rela dimadu. cmburu. apalg pncipta. scra otmatis SANG PENCIPTA terluka tetapi kita tdk mengetahui. skrg saya mau brtanya... agama itu diciptkn oleh siapa sih?... jd kalau blm tahu coba renungkan. dulu gak ada agama? knpa bisa? agama itu ada? jd, agama itu diciptkn manusia. bkn Tuhan. tetapi, Tuhan Allah menurunkan 2 LOH BATU TITAH Yg brjmlh 10 kedunia melalui nabi Musa agar kehidupan didunia baik. Titah yg ke10 itu sgt jelas Laranga n perintah. kita brpanut dan dtrima logika. jd. Stoplh dlm menyalahkn. Yg wajar menyalahkan, hidupnya yg suci, tdk prnh mlakukan dosa. jd kita sbgi manusia hendaklh menyadari. bhwa kita tdk pantas menyalahkan. tp, tuk mlakukn yg trbaik, itu yg pntg. krna kita adalah ciptaan yg tinggi derajatnya dr sgla ciptaan tp kita LEMAH. jd berakal budilah dan jdilah bijak. thanks.

Sonia Gamalama said...

Boleh komen, tp jgn judging. pacaran beda agama memang sebaiknya dihindari, karena banyakan mudaratnya ketimbang manfaatnya. Dan memang protestan lebih tegas ketimbang katolik ttg masalah ini. Ada senior sy katolik, dan dia aktif di persekutuan tempat sy bekerja. Lalu menikahi seorang muslim dan ngikut muslim. Ketika kita mempertanyakan tindakannya, dia malah menjawab telah memikirkan matang2 dan telah konsultasi dg pastur, pasturnya malah menganjurkan. Ini khan gendèng namanya. Seorang yg aktif di persekutuan pindah agama hny krn mo nikah. It's so rudiculous and perhap disgusting according my point of view.

Jonrekday Sir said...

Kalau yg terlanjur fan sudah menikah bahkan nikah dg cara yg BUKAN KRISTEN, apa sikap yg harus diambil ?? (Aku cth nya)

Jonrekday Sir said...

Kalau yg terlanjur fan sudah menikah bahkan nikah dg cara yg BUKAN KRISTEN, apa sikap yg harus diambil ?? (Aku cth nya)

Sasuke Jr said...

Iman itu gk ada hubunganx sama skali dg nalar dan logika. Kristen sejati harusx tau itu.

Anonymous said...

Duh..
Mas bagas bales commentnya yang greget dong segreget nulis artikelnya..
Ckck

patroli indonesia Perkasa said...

Karena Ber Tuhan bukan BerAgam , kalau anda berTuhan semua akan berfokus kepada Cinta dan setia kpd Tuhan Yesus. Kalau ber agama ya..cinta agamanya aja jadi kalau mau nikah beda agama ya suka2x deh.. asal gak d suruh pindah agama pasangan. Ngerti gak?

Nony Noviyanti Sitinjak said...

Mba mau kasih masukan sedikit, just opini sih... jdi gini kalau saya baca dari komen yang mba tuliskan saya mau tanya, gimana mungkin mba percaya kalau pacar mba itu bakalan mau ngikut agama mba? Yakin dia bakalan jadi umat yang baik ? Sedangkan agama yang telah dianutnya dari kecil saja hingga dia dewasa kini belum bisa difahami dengan baik. Urusan berdoa tidak jadi tolak ukur sekali seminggu. Dimanapun dan kapanpun bisa berdoa.
Balik kepada diri sendri, yang perlu dipertanyakan diri pacar mba itu sendiri? Bukan agamanya.

Varoel Adventure said...

Tiada tuhan kecuali ALLAH.... yesus hanyalah mahluk tuhan .... sama sperti kita... tuhan itu bukan sperti manusia... coba anda anda semua... berpikir kenapa kitab injil banyak versi nya....dari jaman ke jaman berubah ubah terus.... yg asli nya tidak pernah ditemukan lagi.... coba anda pelajari Alqur'an..... tulisan nya tidak ada seorang pun yg bisa merubah nya. . .

George Dom said...

Saya rasa ini cuma soal pemahaman tentang keselamatan, jika kita percaya keselamatan hanya muncul dan datang untuk orang katolik maka logika tadi bisa "sedikit" ada benarnya, namun apakah kristus datang membawa sebuah agama kedunia? Bukankah yang ia bawa adalah karya keselamatan abadi. Bagi saya keselamatan tidak datang melihat agama, melainkan datang untuk manusia yang memuliakan allah. Jika pikiran, perkataan dan perbuatan kita baik, maka kita sudah memuliakan allah, karena kita bearti kita tidak merusak citranya, karena manusia dibuat berdasrkan citra allah.

*saya katolik

Mecky bureni said...

Saya punya cerita ne,,mohon saran dan nasihatnya:
Malm minggu kmrin saya dan pacar saya brencana untuk ke greja bersma pada kebaktian utama ke3 sore pukul 17:00 wita,, kami masi tinggal dirumah org tua masing",keesokan harinya tepat hari minggu,tepat jm 16:30, saya mnjmput pcar saya dirumah nya,, dlam perjalanan,,saya kehujanan,saya ingin ttp mlnjutkan prjalanan, dan akhirnya saya kebasahan,, saya mncari tepat berteduh,, wktu trus brjalan,akhir wktu tpat pukul 17:00,saya pun kembali ke rumah,,krna kebasahan, dan tidk mungkin lagi kami ke grja bersma lagi,,, dlm prjalana pulng saya meleawti sebuah greja, dan saya pun masuk untuk mengikuti kebaktian,sedangkan pacar saya lagi menunggu saya untuk kegrja bersama,dan akhirnya pacar saya tidak kegrja,,!!
Apakah hal sprti yg saya lakukan adalah benar/salah??
Apakah saya sudah melakukan dosa terbesar??
Mohon untuk di sampaikan usul dan saran!!
Terimah ksih,,!!
Syalom!!

Anonymous said...

Saya percaya akan Yesus tp saya tdk percaya dia adalah Tuhan yg menjelma menjadi manusia. Dia hanyalah utusan Tuhan alias nabi, kenapa kalian menganggap dia pencipta segalanya?

Unknown said...

Saya mau nanya nih kalau sepasang kekasih itu beragama kristen dan cowok khatolik, apakah itu termasuk murtad dan menyakiti hati Tuhan?

albert hutabarat said...

Kristen Protestan dan Katolik memang berbeda Hukum Gerejanya. Tapi jangan membuat perbedaan yang jauh diantara keduanya. Sebab Tuhan kita adalah sama. Terima kasih

Hariandian said...

Sebetulnya tidak ada yang salah dengan artikel yang dibuat oleh Bapak Bagas ini, hanya apabila memang ranahnya terlalu di dominasi oleh opini pribadi dari ybs. hasilnya yaa seperti sekarang ini.. memicu banyak pro dan kontra, yg berujung jadi sebuah polemik panjang antar umat beragama.
Saya seorang muslim, dalam agama saya pun setau saya melarang adanya sebuah hubungan ( apalagi sampai ke pernikahan) yang berbeda agama. Bahkan sebagian besar Ulama / umat muslim mengatakan pernikahan berbeda agama hukumnya adalah: haram.
Tapi toh kami tidak lantas menjadi antipati akan hal tersebut. Banyak kasus pasangan di luar sana yg berhasil melaluinya dengan penuh rasa toleransi, bahkan hubungan tersebut bertahan hingga belasan atau puluhan tahun. Anggaplah kejadian tersebut langka, namun ada bukan??
Jadi menurut saya, seyogyanya kita sebagai umat beragama gak perlu larut dalam polemik seperti ini. Banyak yang bertengkar, beradu argumen, saling lempar ayat, ajang debat sana sini. Yang senang siapa? Yaa Mas Bagas! Jelas, artikelnya jadi ramai pengunjung gini .. hahahahahahahaha
Jangan di masukan kedalam hati lho mas!
Bagimu agamamu, bagiku agamaku. Jaga hubungan kita dengan Tuhan, tanpa mengesampingkan kodrat kita sebagai manusia makhluk sosial. Yang tidak hidup sendirian di muka bumi, dan harus selalu menebarkan toleransi.

Bagas Karyadi said...

ini baru pengikut Kristus sejati :)

Bagas Karyadi said...

Bisa baca penjelasan saya di sini >> http://www.bagas.org/2015/07/bagaimana-jika-ada-orang-kristen-yang.html

Ms Meii said...

Dear Mba Ria,
Sy dulu pernah pacaran 7thn sama non kristen.jd sy tau persis pilihan yg sdg mba hadapi. Bawa berdoa mba, kalau mba bener" berdoa sungguh" dan minta petunjuk sm Tuhan pasti segera di jwb.Jgn terbawa perasaan hanya krn cinta. Krn seperti yg di tulis di atas, kalau kita memilih org yg seiman, kita bisa melayani Tuhan. Mba bs rasakan bedanya pcrn yg seiman dan beda iman krn sy sdh membuktikan besarnya mujizat doa dlm iman 😊

Bagas Karyadi said...

terima kasih atas dukungannya.. GBU :)

Anonymous said...

Artikel Ini menyampaikan Suatu Kebenaran (Munurut saya)..

Contoh Mutlak tokoh dalam Alkitab Yaitu Salomo orang yg sangat Kaya Akan Materi terlebih juga Hikmat .. Saat dia Menikahi Bangsa Lain (Diluar Bangsa Israel) Semenjak itu salomo jatuh dan di tinggalkan Allah sampai Ia Meninggal. Ini salah satu Ayat di Kitab 1 Raja-raja 11 .
" Raja Salomo
mencintai banyak wanita asing.
Selain putri raja Mesir, Salomo
menikah juga dengan wanita-
wanita Het, Moab, Amon, Edom
dan Sidon. TUHAN sudah
memerintahkan bahwa orang
Israel tak boleh kawin campur
dengan bangsa-bangsa itu,
sebab mereka nanti
menyebabkan orang Israel
menyembah ilah-ilah lain.
Walaupun demikian, Salomo
menikahi juga wanita-wanita
asing.

jika ingin tahu lebih dalam lagi silahkan buka Alkitab dan Berdoalah sebelum membaca berserahlah 100% kepada Tuhan agar RohNya yg Kudus yg membuka Pikiran Mata dan telinga mu .

#JBU

Mian said...

Sy setuju dg tulisan pa Bagas .... intinya merencanakn pernikahan bukanlah perkara main2 atau coba2 (siapa tau si calon bisa di ajak pindah agama) .... dan ini tdk ada hubunganx dg hal menghargai keberagaman .... karena membangun keluarga yg seiman adalah hal utama ... agar tdk timbul masalah keimanan yg lebih fatal dikemudian hari.

Logistik CPS said...

Pak Bagas menurut pandangan saya dua2nya harus kristen,karena Firman Tuhan berkata suami istri bersatu mmenjadi 1 daging. Kata2 bersatu disini jelas menjadi satu bagaimana 1 kaki mengarah ke A dan satu kaki mengarah ke B. Bagaimana dua2nya mau bertumbuh bersama kalau berbeda.

Logistik CPS said...

Ria Jestilia, dalam perjanjian baru sudah jelas gelap dan terang tidak bisa bersatu. Ria lebih sayang kristus atau pacar? Terkadang pacar bisa jafi berhala hati2 sih kalau saran saya. Kenapa dalam perjanjian lama Tuhan berfirman harus membunuh musuh2 Israel karena Israel ketika menikah dengan beda agama maka dia akan ikut tertarik ke agama seberang.

Nova Sitinjak said...
This comment has been removed by the author.
Nova Sitinjak said...

Klo mnurut aku pribadi yaa mas... Menikah dgn non kristen ataupun kristen sbnrnya pilihan masing2.. Kalau dibilang dosa, dsb aku jg ga bsa bilang iya ato gak..
Tp kalo aku sndiri, aku berharap semoga menikah bukan hanya yg seagama, tp yg mencintai Tuhan Yesus lbh dr hal apapun trmasuk aku..
Bukan maksud aku SARA, toh sahabatku dr muslim kok.. Tp utk pasangan hidup, mgkn hrs beda yaa cara pilihnya..

Cuman pengalaman aja, dulu sempat dkt dgn non-kristen, baik dah org nya.. Org lain malah mikirnya kami udah pacaran krn kompaknya.. Mgkn bisa aku bilang, hal yg aku harepin dr cowok ada di dia..
Tp ketika aku pernah berasa Tuhan itu benar2 hebat menjaga aku dlm suatu hal, atau ketika aku berasa ada Tuhan ketika aku ada di sikon yg benar2 terpuruk, aku pengen cerita hebatnya Tuhan Yesus itu ke org terdekatku,, dan aku cuman bisa gigit jari, krn aku gak mgkn menceritakan hal2 hebat yg Tuhan Yesus berikan ke aku.. Gak mgkn aku cerita ke non-kristen, itu sama aja trkesan aku berusaha 'menginjili' nya dgn sengaja,, sama dgn ngobrol dgn sahabtku, gak bakal kami bahas2 agama.. :) pernah jg cerita sekali tp dgn bahasa yg lbh umum krn sanking pengen nya cerita.. Tp rasanya cerita sukacita dr Tuhan itu jd berasa hambar krn dia pun 'tidak kenal' Tuhan Yesus hehe.. Dr situ aku jd merasa jauh lebih indah klo aku punya pasangan hidup yg juga cinta Tuhan Yesus.. Minta Tuhan utk hapus perasaan ini, syukurnya di-acc Tuhan.. Selain itu jg menurutku jd lbh memudahkan dalam membangun visi, misi dalam berkeluarga yg sesuai mau nya Tuhan klo sesama cinta Tuhan Yesus..

Yaa tp balik lagi.. Itu pilihan tiap org kok mnurutku..
Cuman aku yakin, kalo jodoh yg memang dari Tuhan, Tuhan gak akan mungkin beri yg bukan anak Tuhan..

taufan said...

Ini seperti ajang adu domba ya...mau liat Tuhan liat aja alam semesta dan isinya...bisa gak membayangkan Zat Tuhan Itu...kita kecil seperti debu...
Maaf ya didlm islam tidak ada tuh pacaran tp masalah perbedaan keyakinan ya gak masalah..selama tujuannya baik ..kembali kediri masing2 aja..uruslah keyakinan sendiri..biar aja org mau memilih agama apapun asal dia sllu beriman baik ke sesama pasangannya n mahluk hidup ciptaan Allah SWT...

Logistik CPS said...

Mas Frans Sitohang,
Diperjanjin baru ada tertulis gelap dan terang gak bisa bersatu. Memang semua agama mengajarkan baik tapi yang bisa membawa anda ke surga cuma Tuhan Yesus Kristus. Kan ada Firmannya akulah jalan kebeneran dan hidup tidak ada yg sampai kepada bapa kalau tidak melalui aku.

Logistik CPS said...

Pak Pauw,
Semua agama baik tapi yg bisa membawa anda ke sorga cuma satu Yesus Kristus.

Logistik CPS said...

Mbak ayy 10,
Mungkin pacar mbak belum mengerti Alkitab aja. Coba suruh cari kata2 merenungkan Forman siang dan malam.

Anonymous said...

bagaimana dengan ayat di alkitab 1 Kor 7:12-16?

Anonymous said...

Puji Tuhan ito gk mlnjutkan hubungannya dgn beda agama...dgn tegas sy mau katakan menikah dgn yg bukan org percaya sama Yesus adalah kekejian d hdpn Yesus...sama dgn penyembahan berhala krna krna bgi Kristus...pernkhn adalah mnjadi satu tubuh...smntra Tuhan berkata jgn ada padamu ilah/allah lain d hdpnku...bkn mslh membeda-bedakan tp ini mengenai kehendak Tuhan, krna kehendak Tuhan ada menjadi psangan hidup yg sepadan (seiman) di dlm Kristus....sekli lgi d dlm Kristus...bkn d dlm kasih...krna kasih ini beda msg2 pdgnnya...yg Tuhan mau kasih d dlm Kristus...jgn kita gunakan dalil hak azasi manusialah...harus menghargai perbedaanlah...firman Tuhan ttp Firman Tuhan...jika kita lbh mngasihi dunia ini termsuk pcr, dsbnya...brti kita tlh mnjdikan semua itu berhala d hdp kita...ingat pilih Yesus atau pcr kmu yg hnya smntra saja...plg brpa thun bsa bersama ataukah Kristus yg membawa kita kepada kekekalan slama-lmanya...klo aku plh hidup yg kekal d dlm Kristus...Yesus memberkati kita semus

Anonymous said...

Wkwkwkwk
Sabar ya pak Bagas, yg koment sifat pribadinya unik2, sama ky 12 murid Tuhan Yesus banyak yg unik (kalo ada yg ngerti apa yg saya maksud) :)
Saya tetep dukung tentang artikel ini.. Keep on fire in Jesus!! Gbu

Anonymous said...

Saya setuju dgn bapak Bagas...jgn kita gunakan menghargai perbedaan, hak azasi manusialah sbg dalil kita untuk membenarkan diri kita...nama agama adalah buatan manusia untuk membedakan umat msg2...klo pengikut Kristus dikatakan Kristen...jls dlm Alkitab Tuhan tdk menghendaki umat-NYA mnkh dgn yg bkn Israel (arti rohaninya : bukan umat pilihan Tuhan) Tuhan menginginkan umat-NYA menjdi psangan yg sepadan di dlm Kristus ...tlng d grs bawahi d dlm Kristus...jika anda percaya sma Yesus brti anda jg percaya sama Firman-NYA dan jika anda mengasihi Yesus brti anda jga hrs melakukan Firman-NYA....klo kita mengatakan tdk apa2 mnhk dgn beda agama..itukan bukti kita jga hrs mengasihi sesama...mengasihi sesama...yes...tp klo itu sampai kita mengabaikan Firman Tuhan...dan mengatakan di dlm Alkitab kan tdk ada tertulis bahwa kita hrs mnkh dgn yg seiman....sy katakan ada tertulis...tp jika anda ttp ngotot ...sy mau katakan anda mmg tdk mengasihi Yesus dan anda tdk percaya sama Yesus...sederhana saja...anda katakan anda pengikut Kristus tp tdk melakukan Firman Tuhan...sy katakan anda munafik...dan bgi saya...bgaimana mkn saya pcran san mnkh dgn yg tdk seiman dan tdk mngenal atau mengasihi Tuhan yg saya percaya....mkn anda berkata : itu bnyk kok cthnya yg nkh beda agma bisa kok akur2 aja....emg anda bsa liat sdri setiap waktu bgmna kehdpn mrka...oklah mkn mrka bsa akur...tp hidup ini bkn hnya d dunia ini....akan ada waktunya kita akan mempertanggungjawabkan setiap apa yg kita lakukan slma hidup...sdhkah kita mlkukan kebenaran Firman Tuhan?...jgn2 kita mengaku Kristen pdhl kita msh ragu pda Yesus?...buktinya msh ada yg tdk yakin dgn Firman Tuhan yg sdh disampaikan bpk Bagas di atas...Tuhan ksh kehendak bebas...sobat...kmu bbs memilih tp pilihkah yg benar sbab apa yg kmu pilih hr ini sgt menentukan hidupmu besk....Tuhan memberkati

Sheva Archenko alexandra said...

Terang memang tidak dapat di persatukan dengan gelap...
AKu berkata kepadamu:
betapa bahagianya orang yang tau bahwa mereka membutuhkan kebutuhan rohani kerajaan allah adalah milik mereka
betapa bahagianya orang yang berdukacita sekarang allah akan menghibur mereka
betapa bahagianya orang yang rendah hati mereka akan menerima tanah yang yang di janjikan allah kepada mereka
betapa bahagianya orang yang mau melakukan yang benar lebih daripada hal hal yang lain allah akan memuaskan mereka
betapa bahagianya orang yang berbelas kasihan terhadap orang lain..belas kasihan akan diberikan kepada mereka
betapa bahagianya orang yang murni pikiranya mereka akan bersama sama dengan allah
betapa bahagianya orang yang bekerja untuk membawa damai mereka akan disebut anak anak allah
betapa bahagianya orang yang diperlakukan tidak adil karena melakukan yang baik kerajaan allah adalah milik mereka
betapa bahagianya kamu oleh karena kamu mengikuti aku lalu orang orang mengatakan dan melalukan yang jahat terhadap kamu
bersukacitalah dan bergembiralah maka kamu akan mempunyai upah yang disurga karena sebelum kamu para nabi juga telah mengalami hal itu
kamu berguna bagi dunia seperti garam yang berguna untuk makanan tetapi kalo garam itu menjadi tawar maka garam itu tidak dapat lagi di buat menjadi asin..
garam tidak berguna jika rasa asinya hilang.. oleh sebab itu garam itu akan di buang keluar dan orang akan meginjaknya..
kamu adalah terang untuk dunia kota yang terletak diatas bukit tidak dapat disembunyikan dan tidak ada orang menyalakan lampu lalu di tutupnya dengan ganta
sebaliknya dia meletakanya diatas sesuatu yang tinggi dengan demikian setiap orang yang ada didalam rumah akan mendapat sinarnya
demikianlah kamu harus menjadi terang bagi orang lain supaya orang lain dapat melihat hal hal yang baik yang kamu perbuat sehingga mereka memuliakan bapamu disurga
Aku datang bukan untuk menghilangkan hukum taurat atau ajaran para nabi bukan untuk merusakan ajaran ajaran itu.,tetapi untuk menunjukan arti yang sesungguhnya
yakinlah ajaran itu tidak akan lenyap sampai langit dan bumi tidak ada lagi, bahkan satu huruf atau satu titikpun dari ajaran itu tidak akan hilang sampai semua hal yang dijanjikan benar benar terjadi
beberapa perintah tampaknya tidak terlalu penting namun orang yang tidak patuh dan mengajak orang lain untuk tidak patuh, maka orang itu akan menjadi orang yang paling tidak berharga di kerajaan allah
tetapi orang patuh pada hukum dan mengajar orang lain untuk patuh maka orang seperti itu akan berharga kerajaan allah

aldo jonathan said...

Hanya melalui kristus jalan keselamatan itu

Anonymous said...

Ini udah kayak cerpan(cerita panjang), udah bukan cerpen lagi.

Saya Seorang yg percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, dan saat ini saya menjalin hubungan dengan seorang perempuan katolik, dengan dasar bahwa ia juga percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan n juruselamat, maka saya menjalin hubungan dengannya.

Tetap jaga kekudusanmu itu salah satu cara menangani persoalan "pacaran beda agama" ini.
(Buat yg bilang munafik, itu berarti orang2 yg sudah biasa "menikmati" lawan jenis/ pasangannya)
Dan kalian sebaiknya sebagai orang yg "mengerti Firman", menurut saya gak ada salahnya dalam waktu menjalin hubungan, anda n pasangan anda menentukan sebelum menikah ada satu waktu untuk kalian harus meluruskan 2 pandangan yang berbeda menjadi 1, tp diwaktu itu juga berani memutuskan hubungan bila ternyata " gak bisa bersatu", walau dengan beban sebesar apapun, ini tidak membuang waktu menurut saya, karena usaha anda tetap bernilai dimata Tuhan, bila memang jodoh, maka akan bertemu nilai2 untuk disatukan.
Bila gagal, maka percayalah, ada orang lain yang Tuhan sediakan untukmu dan pasangan(yg menjadi mantanmu).

(Mohon di bedakan kasusnya bila jalinan hubungan tersebut dengan yg tidak percaya kepada Tuhan Yesus Kristus)

Satu lg kenyataan.
Ibu saya awalnya dari seorang Islam, dan ia pindah ke Kristen karena mengalami mujizat secara personal.
Dan berawal dari doa Ayah saya.
Jadi saya rasa berdoalah bagi pasanganmu untuk mengalami mujizat dr Tuhan.
Selama ini mujizat yg dialami secara personal terbukti lebih ampuh dari teori manapun tentang arti dan bentuk Tuhan.

Nothing is impossible.

Dan soal terang n gelap penjabarannya gak cocok dlm kasus ini karena lingkupnya lebih besar lagi, ini lebih ke person to person.

Thanks.
B'regards,
David

Anonymous said...

kitab suci itu hanya pedoman bagi manusia, dan di tulis oleh manusia, dan bisa saja di tambah-tambahin sama manusia, tidak ada pastor atau pendeta yang berbicara seperti Anda pak Bagas.

Thanks

Nick Tanto said...

Sya seorang kristen(protestan) dan pacar sya seorang kristen(katolik)..adakah perbedaan aliran kristen ini?...adakah perhubungan ini salah?..

debby elfrida said...

Saya dipihak Yg setuju dgn artikel Ini. Yg mendasari adalah ayat Yg menyatakan "apakah kesamaan antara terang Dan gelap". Hal Ini kalau ditelaah sama seperti anak2 Tuhan tidak Boleh menikah dgn yang Bukan anak Tuhan. Kalau memang Masih Beda agama, baiknya berteman dahulu, kalau sudah sejalan baru mulai berpacaran. Karena Dari berpacaran kedua Belah pihak telah mendoakan Dan menggumuli hubungan Ini. Kalau Masih kontra, Coba pelajari isi Alkitab Dan dengar khotbah. Karena dgn Itu Kita bs "lahir baru" Dan mendapati bahwa hidup Kita Itu semuanya demi kemuliaan Tuhan. Salam damai

Angelia Liu said...

shalom!
kebetulan sy baca artikel ini krn ada di home fb sy. sy krg setuju dgn pmakaian kata "beda agama" mngkn lbh baik kalau diganti dgn "beda iman" krn slm kita mempercayai Yesus sbg Juru Selamat kita mmliki iman yg sma sperti Kristen dan Katholik krn Kristen sndiri adlh pngembangan dr Katholik. di luar itu sy setuju dgn kata" bpk bahwa lbh baik seorang Kristen brpasangan dgn yg seiman krn ada dimana Tuhan mau dlm klrga itu menjadi mezbah hidup shingga bila psngn kita berbeda iman akan terjadi kendala utk mmbangun mezbah keluarga trsebut krn ada ny iman yg berbeda tsb. dan utk diingat mezbah keluarga itu adlh utk melayani dan brkomunikasi dgn Tuhan. serta diingat bahwa Tuhan memerintahkan setiap org tua utk mmbawa ank mereka kpd Tuhan yg akan sulit bila memiliki psngn yg berbeda iman krn bnyk case yg mlah mnyuruh ank memilih dmn sharusnya dr kecil ank itu diserahkan dan ditanami iman Kristiani. sy tdk rasis atau apa pun tp ini adalah perintah Tuhan dan tugas kami sbgai umatNya utk mnjalaniNya. Dan setau sy sodara Muslim pun ada perintah yg menegaskan hal serupa. kita memang diperintahkan "membaptis sluruh bangsa dan mnjadikannya murid Tuhan" TAPI jgn mnggunakan kuat gagah kita tp minta Tuhan yg turut bekerja krn Tuhan lha yg memilih dan mngatur bkn kita yg hanya ciptaanNya. dan utk kata" mngenai pcaran beda agama membuat Tuhan murka itu mngkin lbh tepat membuat Tuhan kecewa mngkn ada yg merasa Tuhan gak kecewa krn msh dpt berkat n rejeki dr Tuhan hrus diingat "Tuhan ttep mencintai ciptaanNya dan akn memelihara ciptaannya" tp hati Tuhan kita tidak tahu krn Tuhan adalah pngampun yg luar biasa tp bkn brarti kita smbrngn trhadap Dia. bila dikaji lbh dlm pada Alkitab maka akan tahu yg sbnernya diperintahkan Tuhan kpda kita.
maaf bila tdk berkenan tp itu adlh hal" yg sya tau.
Tuhan memberkati

F. S said...

Aku adalah alpa dan omega.
Tidak seorangpun dapat menemui Bapak disurga melainkan melalui aku.
Kasihi lah Tuhan Allah mu dengan segenap jiwa mu dan akalbudi mu.
Kasihi lah sesama mu manusia sepeti kamu mengasihi dirimu sendiri.

Pada ayat ini lah bergantung seluruh kitab para nabi.
Tuhan menghadapkan wajahnya kepada mu dan memberikan engkau berkat damai sejahtera. Amin..amin...amin.

Anonymous said...

Terpujilah Tuhan kita Yesus Kristus

Anonymous said...

Pak Bagas ini murni kok teman2 menafsirkan ayat2 alkitab sendiri. Sesuai yang dia mau, dan disebarkan ke orang-orang dengan ego nya sendiri. Maklum lah, hahaha

Eagle's Story said...

Asikkkk biasa akhir zaman... Pembenaran akan selalu ditemukan. Salah ya salah, benar ya benar. Pada akhirnya memang tergantung dipilih dan tidak. Tanpa Roh Kudus yg bekerja semua hal mengenai Dia menjadi tidak masuk akal... :)
Memang ikut Yesus pikul salib sih plus sangkal diri... Jadi susah kan untuk dipahami... Baru masalah pacaran.

Unknown said...

jangan kan di kristen, di islam pun menikah dengan beda agama SANGAT DI LARANG..

Anonymous said...

Wkwkkwkwk pak pauw, yang say yes ke pak bagas mah emang pada gak mau mikir pak. mereka cuma nerima pernyataan beliau tanpa mikir lagi. Yah, terlalu malas mungkin. Biarkan saja. hahahha

Eagle's Story said...

Setuju... Kebanyakan terjebak di ranah agama. Padahal jelas apa yang ditulis di Yohanes 3:16

Pauw Benny Agus Kristanto said...
This comment has been removed by the author.
Pauw Benny Agus Kristanto said...

Ya benar biarkan aja.. Alangkah baik nya.. Biar tetep rukun n damai.. Mengalah bukan brt kalah.. Smua pny jalan msing2..smga berhasil pd jalan nya..

Anonymous said...

saya sebenarnya mau bertanya kepada kalian yg drtd ngomongin gelap dan terang, mengapa kalian bisa berasumsi bahwa ayat trsbut sebagai ungkapan tidak boleh menikah beda agama? secara tdk lgs kalian telah mengatakan bhwa agama lain adalah gelap atau mngkin saja sebaliknya kalo ajaran kalian yg gelap. jgn langsung bersikeras mengatakan hal-hal yg hany kalian asumsikan, cobalah kalian bljr lbih dlm sbelum kalian mengatakan hal yg msih tersirat. semua agama mengajarkan hal baik, smua agama memberikan janji jalan keselamatan bagi yg prcaya kpada Tuhannya. saya memang bukan umat Kristiani, tp saya cukup byk bljr mengenai Alkitab dan itu baik. jgn kalian membuat Alkitab itu terlihat buruk dengan mengatakan hal seenaknya

Anonymous said...

Thank u.. Smga anda mnjdi org rendah hati

Humaira della said...

Alooo mana KASIH kalian ? Jgn gunakn emosi lahh.. satu iman jgn bedebat or ribut...inti nya apa yg di sampaikan dr Bp. Bagas K. Hal pembelajaran u/ siapa aja krn Tuhan Jesus Allah kita maha pencemburu dan klo disaat membaca pun disimak baik2 jd tdk ada kesalahan mengartikan'y yaa guyss...syaloom and Gbu Jbu

Anonymous said...

ada yg bisa jelasin lebih detai soal pacaran beda agama, pacaran yg main2 dan pacaran yg tanpa niat itu, berarti menyakiti hati Tuhan? aku kurang ngerti gimana pacaran yg main2 yg tanpa niatan untuk pacaran menyakiti hati Tuhan, kalau pacaran beda agama masih bisa kengarti.

wisnu pipit cahaya said...

Ngga usah di perdebatkan, ngga akan ada ujungnya kok. Pasti akan saling menjatuhkan.
Saya mengalami masa2 itu. Pacaran dengan beda agama kalau sudah membahas hal seperti ini saya akan emosi dan sering kali menyalahkan Tuhan. Semakin hari semakin ngga jelas jauh dari Tuhan dan hidup saya semakin liar. Hingga suatu ketika saya benar benar berserah sama Tuhan disitu ada jawaban. Tuhan beri saya pasangan yg ngga pernah saya duga. Jauh lebih baik dan jauh lebih dewasa dari pada pacar beda agama saya.
Jadi intinya sih kita ngga usah lah berdebat ttg ini kalau yg percaya Tuhan Yesus silahkan untuk lebih dekat dan sering ngobrol sama Tuhan saya yakin Tuhan beri yg terbaik untuk anak anakNya. Dan untuk yg belum percaya silahkan ikuti aturan yg ada di agama saudara2 sekalian. Satu lagi kristen bukan sekedar agama tapi kristen adalah sebutan bagi orang yg percaya Yesus adalah Tuhan. Kepercayaan/agama/hub dengan Tuhan adalah urusan pribadi masing2 orang. Jadi ngga usahlah kita urusi itu. Maaf kalau kata2 saya berantakan dan ada yg menyinggung
Untuk Bp. Bagas karyadi terus maju pak
Tuhan berkati kita semua

Natalia Rina said...

Artikel ini dibuat tujuan sebenarnya utk org2 di dalam Tuhan yesus yg belum paham benar dalam hal berpacaran atau yg saat ini pacarnya bersebrangan dengan iman kristen..jadinya panjang ya pak bagas merembet ke hal yg lain2 nya. Buat saudara seiman, klo di alkitab ada tertulis seperti itu, dan saudara tau kenapa tetap dijalanin? Kenapa memilih pasangan diluar iman kristus? Klo saudara tetap memilih hal tersebut Tuhan memperbolehkan kok, ga masalah buat Tuhan, Tuhan ga marah kok. Tapi ingat ada HARGA yg harus dibayar. Tapi sanggupkah saudara membayarnya?. Klo sy sih ga sanggup bayar harganya. Lebih baik sy taat. Krn didalam kesetian dan ketaatan Sy Tuhan memberikan sy seorang suami yg seiman dan sepadan untuk sy. So ngalamilah Tuhan jangan pake logika krn Tuhan tidak bisa diselami pakai logika.Jesus bless you abaundtly..

Anonymous said...

http://theoatmeal.com/comics/religion
http://waitbutwhy.com/2014/10/how-religion-got-in-the-way.html

Saya seorang free thinker – agnostic – namun percaya ajaran baik yang ada di masing-masing agama. Silahkan menganggap saya kafir atau apapun tapi saya percaya pada perbuatan baik untuk kebaikan banyak orang meskipun ada agama yang melarang.

peace out.

Anonymous said...

Tidak perlu cerai memang dari awal Pernikahannya dalam islam tidak sah (Termasuk Zinah). Harus bertaubat nauzubillahiminzalik

poetra blathoenk said...

Selalu ada penjelasan dari setiap yg terjadi ... Tinggal tugas manusia mencari tahu jawaban terbaik.nya ... Khusus buat yg blom beragama ... Silahkan pelajari tiap2 Kitab dari agama yg ada ... Krn itu adalah pedoman masing2 agama tersebut ... Jika ada kekeliruan 1 saja d dalam.nya .. Berarti itu hanya pemikiran Manusia ... Bukan karya dari Tuhan ... Jika semua kitab memiliki kejanggan 1 saja dalam tiap2 ayat.nya ... Maka tak ada kitab yg Tuhan ciptakan ... Artinya Tuhan memang benar2 tidak ada ... Tak sedikit pemikiran manusia d anggap ajaran2 agama ... Jadi jgn keliru ... Manusia tak sempurna ... Yg sempurna Hanya Tuhan ... Jadi jika ada yg memiliki kontradiksi, maka bukan.lah kebenaran namanya ...

Bagas Karyadi said...

Amin, terima kasih atas apresiasinya.. Gbu :-)

Bagas Karyadi said...

Amin makasih ya.. Gbu :-)

Bagas Karyadi said...

Amin terima kasih atas dukungannya.. Gbu :-)

Anonymous said...

Saudaraku renungkan sejenak, lalu berdoalah dalam tidurmu, Sangat benar Tuhan Maha Pencemburu, Dia yg tidak mau dipersekutukan dengan siapapun, menjadikan menyembah selain Dia adalah dosa yang ternomor satu. oleh karena itu sembahlah hanya kepada Dia, Allah Tuhan Orang Israel, dan katakanlah Allah Tuhan itu Esa, ikutilah ajaran Yesus, niatkanlah untuk ikuti ajaran Yesus sebenarnya niscaya kalian akan mendapat jalan yang terang ,jalan kepada Tuhan yg menciptakan Yesus, Tuhan yg mengutus Yesus, Tuhan yang Yesus sembah, Tuhan yang Yesus berlutut, bersujud, bertelut dan berdoa hanya kepadaNya, Tuhan yang Maha Pemurah dan Penyayang, Tuhan yang Esa, Tiada Tuhan selain Dia, semoga kita semua selalu dalam lindungan Nya, semoga kita selalu mendapat cahayaNya, Amin :)

Anonymous said...

Ok gan. Hanya Yesus Kristus yg dapat menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa.

Roy Susanto said...

Agama itu spt kita di dalam rumah dan ingin melihat keluar
Satu org bilang, lewat jendela saja pemandangannya bagus
Lainnya berkata lihat lewat pintu saja lebih luas
Satu lagi berkata lihat lewat atap saja lebih tinggi

Saya katholik dan bbrp kali sharing dg teman2 kristen bbg aliran, muslim, budha dan hindu even dg Tao, kong hu cu

Agama yg diakui Indonesia sdh benar dan masing2 mengajarkan baik dan buruk

Agama yg kita pilih adalah berdasar pengalaman hidup kita dan kita sdh diajarkan sejak sd ttg toleransi umat beragama dan saling menghargai.

Ttg topik ini kita serahkan ke pribadi masing2 dan tdk usah diperdebatkan
Jangan terjebak dalam teori tapi prakteknya nol alias Nato (No action talk only)

Jangan juga suka menghakimi org lain krn kita bukan Tuhan
Banyak jg nabi2 palsu di akhir jaman yg malah memperkeruh umat manusia

Spt ilustrasi sy di atas, perdebatan tsk akan ada ujungnya krn semua merasa "cara pandangnya" paling baik

Yg terpenting marilah kita melanjutkan hidup kita dg mohon ampun krn kita makhluk berdosa, banyak berbuat kasih kepada sesama apapun 'cara pandangnya'dan biarkan setiap org memiliki pengalaman pribadi dg Yang Maha Kuasa, krn Dialah yg Maha Kuasa, Maha Esa, Maha Pengampun.
Amin, cheers to all of you

Donny Baratz said...

Mba' Adriani Grace Mengku, memang benar bahwa digereja Katholik ada yang namanya pernikahan dispensasi. Tetapi kita juga harus benar- benar memahami kenapa pernikahan dispensasi itu bisa ada digereja Katholik. Salah satu persyarat pernikahan digereja Katholik adalah salah satu calon harus seorang Katholik, pernikahan dilakukan dengan tatacara Katholik dan anak-anak yang lahir dalam pernikahan Katholik harus dididik dan dibesarkan dengan iman Katholik. Sebelum menikah, calon pasangan harus mengikuti KPP, selain belajar agama, juga diberi kursus mengenai rumah tangga Katholik, ekonomi keluarga Katholik, KB alami dll. Jadi, sebenarnya ada pesan yang tersirat dalam pernikahan dispensasi digereja Katholik. Terimakasih, Tuhan Memberkati.

Donny Baratz said...

Saya setuju dgn sabahagian pendapat mbak Adriani. Menurut saya pacaran adalah proses pengenalan dan penjajakan lebih dalam. Sedangkan tujuan perkawinan dalam iman Katholik adalah untuk saling membahagiakan satu sama lain. Namun, utk pernikahan dispensasi harus dipahami kembali apa tujuan gereja Katholik membebaskan perkawinan dari keterhalangan. Pernikahan dispensasi, salah satu pasangan harus Katholik, belum pernah menikah secara Katholik, tatacara pernikahan secara Katholik, anak dalam pernikahan Katholik harus dididik dan dibesarkan secara iman Katholik. Mengikuti kursus persiapan/ pemberesan perkawinan, diajari bagaimana hidup rumah tangga Katholik, ekonomi keluarga Katholik, KB alami, dll. Jadi, mulai dari persyaratan sampai dengan yg dipelajari pada saat kursus, dapat diambil kesimpulan ada tujuan dan pesan khusus mengapa gereja Katholik memberikan dispensasi atas keterhalangan dalam perkawinan beda agama. Terimakasih, Tuhan memberkati.

Kamro Naibaho said...

Saya bertanya kembali kepada penulis. Bagaimana jika seseorang yg beda gama itu mau masuk ke agama kristen dan mengakui tuhan yesus dan sering membaca alkitab, serta dia pindah ke kristen itu dengan hatinya yang tulus dan memang betul dari hatinya bukan karna sayang dan cintanya kepada saya dia pindah melainkan memang keinginan hati dia yang tulus. itu gemana menurut anda sebagai penulis?.

Unknown said...

ortu saya juga beda agama pak, saya akan cerita bagaimana punya ortu yang berbeda agama pak. terus terang ayah saya beragama hindu dan ibu saya beragama katolik, sepanjang hidup saya, saya melihat ayah saya tidak ke gereja, cuma ibu saya yang ke gereja, entah mengapa saya sebagai cuma melihat keluarga yang semu/seolah saya sendiri hidup diantara 2 suasana yang berbeda tapi mungkin klo bisa dikatakan masih terbilang rukun(itu karena ayah saya mengalah). saya sendiri sih lebih memilih diam diantara 2 suasana tersebut(walaupun dalam hati kadang terasa menyakitkan), apalagi klo ada teman tanya agama ortu, jujur aq lebih baik tidak menjawab pertanyaan itu pak, bahkan sampai saat inipun saya lebih memilih diam tentang sebuah keyakinan pak, karena apa? ya karena keyakinan yang dibangun ortu saya itu apa? jika ortu saya punya keyakinan yang sama, mungkin saya akan bisa menjawab dengan penuh keyakinan(ibarat perusahaan, semua karyawan wajib mengikuti visi dan misi dari pemilik perusahaan tersebut dan itu berjalan secara otomatis), sampai saat inipun saya lebih memilih diam akan sebuah keyakinan beragama pak. so, masihkah anda ingin berbeda keyakinan agama dengan pasangan anda? pikirkan psikologis dari si anak dan bangun apa yang menjadi keyakinan anda dan pasangan anda, supaya anak anda tidak bingung dengan keyakinan anda dan pasangan anda sendiri

Unknown said...

This is an article that is very logical , very nice and is connected with the Bible. Keep the spirit Sir, to write the truth for our young children who 'may' do not know the result of ' joy ' pleasure. Jesus both devastating and overwhelming. God bless.

anime said...

Keren dan sangat bermanfaat, saya ijin share ya om, karna masih banyak teman bahkan teman sepelayanan sya, yang berpacaran dengan orang diluar Tuhan, sya sudah menegur tetapi mreka tetap dengan keinginan daging mreka, mungkin dengan membaca ini mereka bsa lebih mengerti apa yg seharusnya mereka lakukan. God bless

Macks Castilo said...

RENUNGAN YANG BERMANFAAT...
AKU BERSYUKUR DENGAN ADA RENUNGAN INI ADA TEMANKU YANG SADAR...
DAN MAU MELUPAKAN DAN MENCARI PASANGAN YANG SE IMAN / SE AGAMA..
MEMENAG RENCANA TUHAN INDAH PADA WAKTUNYA..

alin elyada said...

maaf saya ga begitu sependapat.... saya kristiani, 15thn lalu pcr sy beda agama... sebelum kami nikah dia mau ikut & percaya Yesus (dikeluarganya tidak ada yg kristen), memang penuh tantangan.... tp sekarang anak kami 2 hidup rukun penuh sukacita sama2 melayani di Gereja, & keluraganya ahirnya menerima dgn ikhlas

Wahyudi Said said...

Sy boleh nany gk... Manusia itu ciptaan tuhan dan Tuhan itu maha segala-galanya tapi kok dy ciptakan manusia berbeda2 terutama agama atau keyakinan... Dan maksud dri d ciptakan manusia dngn kondisi seperti itu untuk apa... Apa untk saling menjatuhkan, saling membenarkan, atau saling acuh tak acuh.... Mohon penjelasannya...

Wahyudi Said said...

Sy boleh nany gk... Manusia itu ciptaan tuhan dan Tuhan itu maha segala-galanya tapi kok dy ciptakan manusia berbeda2 terutama agama atau keyakinan... Dan maksud dri d ciptakan manusia dngn kondisi seperti itu untuk apa... Apa untk saling menjatuhkan, saling membenarkan, atau saling acuh tak acuh.... Mohon penjelasannya...

silalahi raja said...

kalau berbicara tentang agama tak ada habis nya.... kita disuruh untuk menjalani kehidupan beragama di indonesia ini .. jangan menimbulkan konflik yg baru di antara umat beragama ..apa kalian ingin meliah perang agama terjadi lagi..? kalau mememang agama mu benar jalankan dengan benar dan tulus .... coba berikan penjelasan sama saya kalau agama yg kaliand anut itu lebih benar daripada agama yg lain .. berikan suatu bukti yg jelas ... termakasih ..

Anonymous said...

Wah menarik... saya penasaran Maria dan Yusuf waktu itu agamanya apa ya? Kristen ato katolik?

Yesus sendiri agamanya ap ya?

Tx

Rahmat Saputra said...
This comment has been removed by the author.
Feona Lyssa said...

Saya setuju.

Feona Lyssa said...

Aku setuju.
100% gitu

Andi Wulan said...

Assalamu alaikum, saya beragama islam tp pacar saya kristen protestan. Saya tidak pernah percaya dengan kata2 dan janji2nya yg mengatakan mencintai saya setulusnya karena saya tau bahwa kami tdk akan pernah bisa bersama karena perbedaan agama tapi dia ttp ngotot dan katanya serius ingin menjalani hubungan dengan sy . Sy sndri sebenrnya sayang sma dia. Lantas bagaimana ya caranya agar kami bisa ttp bersama? Atau bagaimana caranya hubungan kami berjalan baik atau brakhir baik? Tolonglah solusinya :)

astisamarth said...

kenapa agama yang dibuat manusia memisahkan kasih dan cinta 2 orang dimana kasih itu dibuat oleh Tuhan, thats sooo unfair :( Tapi emang lagi-lagi kalo mau melayani Tuhan harus dengan orang yang satu visi dan misi ya.. Permasalahan pasangan hidup sebenernya mudah secara teori tapi kalo dipraktekkan akan sangat sulit (btw pacar saya katolik, dan sedang dalam tahap saling mendoakan apakah kita bisa bareng smpe ke pernikahan)

L said...

Dan juga tidak banyak versi, jika itu memang benar, tidak ada yg berani menggantinya karena disitu terdapat banyak firman Tuhan.

L said...

Assalamualaikum.
Sy seorang muslim dan sy pnya pacar Kristen. Sy jg sngt2 menghormati dia sbg seorang Kristen, dan sy sangat2 menghormati dan respect kpd Yesus (nabi isa) karena Ia adalah salah satu manusia pilihan Allah yang diberikan kelebihan dibanding manusia biasa. Dia pun jg sebaliknya, dia menghormati sy sbg seorang Muslim. Jika memang kita tdk bisa bersatu, mengapa Tuhan mempersatukan kita dalam dasar cinta? Bukankah itu jg suatu takdir?

Anonymous said...

rasis itu bukan ras doang pak, rasis itu meliputih ras ssuku agama. aduh bahasa indonesianya dapet berapa sih pak.

Nana Pranagari said...

Jawaban dari pertanyaan kamu ini bakal dateng kalo udah mendalami dan merenungkan artinya tri tunggal kudus

Anonymous said...

Kalau itu memang panggilan. Ada baiknya orang itu di bimbing dan di bantu. Dan tentu aja kamu yg memang sudah lama mengenal(dalam arti luas) kristus harus lebih mendalami lagi ajaran kristus. Sebab kalo kamu sendiri aja istilahnya "imannya ngga se kokoh gunung batu" gimana mau bisa menuntun orang yang mau mengenal kristus? #opinipribadi

Anonymous said...

Perbedaan versi itu tidak akan menjadi masalah kok mas selama maksud / pesan dari ayat itu dari hari ini dan selamanya akan tetap sama. Dan buat saya pribadi yang terpenting bukanlah perbedaan beberapa beberapa kata dari versi ke versi. Melainkan bagaimana cara aku untuk merenungkannya ( arti merenungkan menurut alkitab ya, bukan arti dari kbbi maksudnya). Yang berubah hanya beberapa kata katanya. Tetapi wahyunya tidak akan pernah berubah. :)

Awi Papua said...

PAK GIMANA DENGAN AKU ..YANG SEDANG MENCARAI JODOH ..KARENA INI ...

Anonymous said...

Saya muslim... di agama saya juga dilarang untuk menikah dengan yg berbeda agama.. keculi dia laki-laki muslim yang menikah dengan perempuan non muslim... karena yang membawa kedali pernikahan adalah laki-laki... di agama kami sebenarnya tidak memperbolehkan untuk berpacaran... namun yang ada adalah ta'aruf... yang membedakan muslin dan non muslin dalam hal ini adalah nabi isa allaisalam... di agama kami beliau merupakan nabi, sama halnya dengan nabi muhammad... nabi isa merupakan imam dari ajaran yg dibawanya... namun bukan Tuhan... sedangkan Tuhan dalam agama kami adalah Allah SWT...
Sebenarnya ada suatu ganjalan di hati saya yang mungkin selalu saya tanyakan kepada semua teman non muslim saya... namun mereka tak pernah bisa menjawab dengan pasti, dan endingnya mereka selalu bilang kalo mereka juga bingung dan hanya mengikuti orang tua...
Pertanyaan saya adalah... Allah dalam ajaran kristen itu siapa? Dan apakah ada wujudnya? Jika Allah sama dengan Yesus, maka ada sesuatu yang lebih tinggi lagi di atas Allah yg bisa menciptakan dunia. Karena Yesus lahir. Jika saja Yesus tiba" saja muncul tanpa ada asal usulnya, brrti dia Allah, namun ternyata Yesus dilahirkan. Dan jika Allah adalah Yesus, berarti akan ada manusia yg melakukan operasi plastik agar mukanya diserupakan dengan Allah. Dan apakah Allah itu Tuhan?
Terima kasih, karena saya tidak pernah mendapati orang non muslin untuk mampu menjawab pertanyaan itu dengan logika manusia dan tidak bertele tele. Dan kata"nya bisa dicerna dengan baik. Tidak berdasarkan bahasa injil yang terlalu ruwet bahasanya. Karena saya sudah pernah membacanya, dan saya tidak pernah menemukan logika yg benar atas kebenarnya.

Sakdee said...

pacarku kristen dan aku hindu, apakah menyakiti hati tuhan?

Budi Haryono said...

Dalam islam disebut ta'aruf, dalam kristen disebut pacaran. Intinya sama, yaitu untuk saling mengenal dan memahami satu sama lain sebelum memutuskan untuk menjalani hubungan pernikahan. Perdebatan itu dimulai karena tidak bekerjanya akal dan logika dengan semestinya. Jangan terlalu fanatik dengan agama tertentu. Saya seorang muslim tapi saya tidak suka dengan adanya perdebatan mengenai masalah-masalah seperti ini. Menurut saya penting untuk kita saling mengenal agama masing-masing dengan mengesampingkan agama yang telah kita anut. Jernihkan pikiran anda. Belajarlah filsafat, itu penting. Saudara Bagas adalah seorang magister teologi, jadi anda pasti paham maksud saya.

Lawrence Ajoh said...

Sebenarnya ada suatu ganjalan di hati saya yang mungkin selalu saya tanyakan kepada semua teman non muslim saya... namun mereka tak pernah bisa menjawab dengan pasti, dan endingnya mereka selalu bilang kalo mereka juga bingung dan hanya mengikuti orang tua...
Pertanyaan saya adalah... Allah dalam ajaran kristen itu siapa? Dan apakah ada wujudnya? Jika Allah sama dengan Yesus, maka ada sesuatu yang lebih tinggi lagi di atas Allah yg bisa menciptakan dunia. Karena Yesus lahir. Jika saja Yesus tiba" saja muncul tanpa ada asal usulnya, brrti dia Allah, namun ternyata Yesus dilahirkan. Dan jika Allah adalah Yesus, berarti akan ada manusia yg melakukan operasi plastik agar mukanya diserupakan dengan Allah. Dan apakah Allah itu Tuhan? 
Terima kasih, karena saya tidak pernah mendapati orang non muslin untuk mampu menjawab pertanyaan itu dengan logika manusia dan tidak bertele tele. Dan kata"nya bisa dicerna dengan baik. Tidak berdasarkan bahasa injil yang terlalu ruwet bahasanya. Karena saya sudah pernah membacanya, dan saya tidak pernah menemukan logika yg benar atas kebenarnya.

Shalom saudra Anonymous ...Shalom bermaksud 'salam damai'. Saudara Anonymous ...Allah adalah Maha agung, amat susah untuk difahami dgn fikiran logik umat manusia yg terhad. "Ia menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama-nama semuanya. (Mzm 147:4)" Mampukah Manusia biasa menghitung bilangan bintang di langit?! Jika manusia bleh memahami Tuhan sepenuhnya bererti Dia bukan Tuhan. Sama halnya seperti diri kita sendiri, mampukah kita mengenal diri kita sepenuhnya? kehidupan kita juga mystery hanya Allah sahaja mengetahui segalahnya tiada satu pun terlintas dr pandanganNya. Namun kerana Kasih Allah pada umat manusia Dia sendiri memberi pengertian kepada umat manusia agar manusia boleh mengenal Allah serta sifat peribadiNya. Dengan sedikit pengertian kita boleh mengenal Tuhan dari Yesus anakNya."Kata Filipus kepadaNya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. (Yoh 14:8-9)" Yesus yg dikenal oleh agama lain sebagai "Isa Allaisalam atau Almasih atau Firman Tuhan". yeah...Yesus adalah Firman Tuhan yang menjelma menjadi Manusia. "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. (Yoh 1:1)" Sebab itu Yesus selalu memangil Allah itu adalah Bapa. Adakah mana-mana nabi dimuka bumi ini pernah memangil Allah itu BapaNya. Termasuk anda sendiri tdk memangil Allah itu bapa anda. Kerana dia bkn bapa anda bukan!
Mahu mengenal Allah lebih lanjut?, disini adalah amat sukar bagi logik fikiran manusia tetapi tidak bagi Tuhan. Allah telah mengajar umat manusia tentang peribadiNya. Tritungal, "Bapa, Putera, dan Roh Kudus.". Putera (Yesus anaknya, Firman Allah yang hidup) boleh dilihat dgn mata kasar manakala Allah dan Roh Kudus tdk boleh dilihat. Sama seperti manusia, dalam manusia ia ada Jasat (tubuh)boleh dilihat, rohani dan jiwa tidak boleh dilihat dgn mata kasar. Namun manusia itu satu walau dlm dirinya ada 3 sumber bergabung (Jasat, Rohani, Jiwa). Tiada dalam kitab lain mengajar tentang peribadi Allah dan tidak semua mahu mempercayainya atau mahu menerimanya kecuali orang-orang yang mahu mencari Allah serta mahu mengenal siapa itu Allah. Kerana Kasih Allah pada umat manusia maka ia sendiri yang memperkenalkan diriNya pada umat manusia. Jika anda benar-benar ingin mengenal Allah, berdoalah serta mintalah petunjuk serta pengertian sebab Allah itu hidup serta Ia penuh KASIH. Allah itu satu, Maha Agung, Maha Pengasih dan Maha Pengampun.

Shalom....Peace and All Good..

M maulana malik ibrahim said...

Mas/mbak skrng biarkan sy yg muslim bicara sbenar.y islam dan kristen menrut sy cman sebuah jalan menuju tuhan.. mungkin sy sebagai umat islam memilih islam sebagai jln yg lbh baik untk menuju tuhan.dan pasti anda jg berfikir bahwa agama anda yg pling terbaik bkan ka d agama kita masing2 kita di ajarkan toleransi dan saling menghormati? bkankah di indonesia it ad bhineka tunggal ika.. maka perbedaan itulah yg harus membuat kita kokoh.. apakah ad dri saudara sekalian yg pernah liat tuhan? Pasti tdk ad kan.. kita sbagai manusia cukup mempercayai tuhan it ad dia melihat setiap saat dia mendengar doa kita .. sy sbagai umat islam hanya ingin bilang jalani ap yg menurut mas/mbak benar bukankah jodoh,reski.kematian sudah di atur sm tuhan/allah..apabila kita percaya pada tuhan/allah kita serahkan sj smua pada dia.. tuhan/allah maha pengasih dan maha penyayang..dia tidak pernah tidur dan akan selalu mendengar... salam damai

Anonymous said...

Hallo bpk bagas, dgn tdk mengurangi rasa hormat.. Sy ingin bertanya bagaimana dgn ayat alkitab ini 1 Korintus 7 : 12-16, dapatkah bpk membantu saya untuk memahaminya ?

Terima kasih, shalom..

Krisna Nugraha said...

Shallom Pak dan Bu

Saya mau bertanya, seandainya wanita itu kan tulang rusuk seorang lelaki tetapi beda gereja yang satu katolik dan satunya kristen apakah namanya jodoh karena Tuhan mempersatukan pasangan yang berbeda.

Sekian dan terima kasih
Shallom, Andreas

Victor T.H.M said...

saya pernah mengalami pacaran dengan beda agama, tapi memang dari awal salah dikarenakan pacaran bukan karena sayang, dan saya juga pernah alami begitu guncang ketika putus, saya menyesal dan saya bawa dalam doa+puasa saya waktu itu untuk diberi kesempatan ke 2, jika dikira" ampir 14 hari, sehingga drop berat badan saya ampir 18 kilo, dan YA Tuhan menjawabnya.. saya tahu bahwa Tuhan menjawab doa saya saat itu.. tetapi sayangnya Saya melakukan kesalahan yang sama kembali.. sehingga kesempatan yang sudah diberikan justru Hancur berantakan... Jika anda memiliki kekasih yang bukan 1 iman, bawakan dalam doa jika perlu puasa, dan yang paling utama adalah anda meminta BUKAN BERDASARKAN UNTUK MEMUASKAN NAFSU KAMU SENDIRI, tetapi karena kasih, kasih yang berasal dari Kristus, itulah cinta yang sejati, karena ketika kita pertahankan hanya karena ingin memuaskan nafsu kita, justru berdosa kepada Tuhan, tidak ada yang salah jika kita pacaran YG TERPENTING DARI SEMUANYA ADALAH.. IMAN ANDA SENDIRI, teruskan pergumulan anda (ttpi ingat bukan utk memuaskan hasrat dan nafsu kita), krn kita tidak tahu siapa jodoh kita, apakah seiman atau tidak, tujuan dari itu semua adalah MENUMBUHKAN DAN MEMANTAPKAN IMAN kita kepada Yesus.. KRN ketika IMAN kita semakin Tumbuh maka kita semakin Layak menjadi anakNya, " Barang siapa yang Kukasihi ia akan Kutegur dan Kuhajar..."

kirey talumantak said...

Kalo misalnya pacarannya beda agama, tapi akhirnya dia jadi Kristen dan mengakui TUHAN YESUS sebagai TUHAN dan Juruselamat gmna pak?

Ochy Kana said...

Syalom. Selamat malam. Sebelumnya saya mohon maaf ya. Saya cuma mw kasih sdikit kisah yg skrg sy alami dan sy mhon masukannya ya. Jadi, saat ini sy sedang menjalani hubungan pcran beda agama (cowokx katolik dn sy sendiri protestan). Hubungan kami sudah terbilang matang krn kami sdh dlm prencanaan utk menikah. Sebelumnya sy sdah pernah baca juga artikel yg isinya bhwa protestan dan katolik boleh pacaran/menikah asal org tersebut mngakui Yesus sbagai Tuhan dan Juruselamat dan juga yg hidupnya menurut Firman Tuhan.

Nahh.. dlm kasus sy, org tua sy yg tdk merestui hubungan kami dikarenakan pcar sy beda agama (bukan protestan) alasannya patung Bunda Maria yg msih mnjdi simbol dr Katolik (yg katanya masih disembah mnurut pndangan protestan) sdgkn dlm 10 hukum taurat ad hukum yg mlrang bhwa tidak boleh membuat patung apapun dan atau menyembahnya.
Inilah kendala yg terjadi dlm kasus hubungan kami. Sy hnya mw mnta pendapat dan solusi bgmna agar kasus ini dpt terselesaikan dg baik dan tidak sling mnyalahkn. Karena bagi pribadi sy sendiri bukan agama bukan masalah selagi kita masih berdiri diatas dasar iman yg sama (ALKITAB) dan mngakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia dan hidup menurut Firman-Nya.
Mohon masukannya. Terima kasih, Syalom.
Tuhan memberkati.

Anonymous said...

Bukankah setiap manusia sama di mata Tuhan?
Jika demikian, mengapa manusia menciptakan batasan antar sesama?
Berhenti mengkotak-kotakkan dan mulailah mengasihi.
Karena iman bukan tentang agama tetapi tentang hubungan pribadi anda dengan Tuhan.
Dalam relasi, perbedaan bukan hal yang menjadi perdebatan melainkan pelengkap untuk saling menyempurnakan diri..