Bagas Karyadi
Shalom! Anda tinggal di Jakarta? Hadirilah Seminar Jodoh Kristen, silahkan klik di sini!

Bolehkah Orang Kristen Berpacaran dengan Orang Katolik? Ini Penjelasannya

Pada renungan harian kali ini, saya mau menjawab pertanyaan yang sangat sering ditanyakan kepada saya berkaitan dengan pacaran beda agama, “Bolehkah orang Kristen berpacaran dengan orang Katolik?” Menarik untuk dibahas, bukan?


Sebelum saya menjawab pertanyaan ini, saya mau mengajak Anda berputar-putar dulu. Saya mau mengajukan suatu kasus. Ada cewek Kristen yang berinisial A dan ada juga cowok Kristen yang berinisial B. Si A dan Si B menjalin hubungan karena memiliki agama yang sama, yaitu Kristen. Si A adalah orang Kristen yang sangat taat dan takut akan Tuhan.

Selang beberapa waktu, si B menunjukkan karakter yang tidak baik. Si B suka selingkuh dan berkata kasar sehingga sangat sering menyakiti hati Si A. Jelas, Si A menjadi sangat kecewa dengan Si B. Pertanyaan saya, bolehkah Si A tetap berpacaran dengan Si B?

Jelas jawabannya, Si A tidak boleh berpacaran lagi dengan Si B walaupun agama mereka sama. Dengan demikian, sebenarnya hal terpenting yang saya mau sampaikan adalah kesamaan agama tidak dapat menjamin apakah kita boleh berpacaran dengan orang itu atau tidak.

Namun, bukan berarti kita bebas berpacaran dengan orang yang berbeda agama. Mengapa? Karena orang yang berbeda agama jelas tidak akan mau mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. 

Jangankan orang yang berbeda agama, orang yang beragama Kristen pun sebenarnya masih banyak yang belum mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat! 
Contohnya adalah Si B dalam ilustrasi kasus di atas. Ia suka selingkuh dan berkata kasar, artinya ia tidak mau tunduk pada pengajaran Yesus yang penuh kasih. Ia hidup suka-suka sendiri. Jika seseorang hidup suka-suka sendiri, sebenarnya ia tidak menjadikan Yesus sebagai Tuhan.

Jadi, berpacaranlah dengan orang yang benar-benar mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat! Ini akan memudahkan kita untuk menjawab pertanyaan, “Bolehkah orang Kristen berpacaran dengan orang Katolik?”.

Apakah agama Katolik mengajarkan umatnya untuk mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat? 
Jelas, Katolik mengajarkan hal itu. Jadi, orang Kristen boleh berpacaran dengan orang KatolikIntinya, orang Kristen harus berpacaran dengan orang yang benar-benar mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.

Artinya begini, Jika ada orang yang beragama Kristen atau Katolik tetapi hidupnya tidak menunjukkan ia mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, janganlah berpacaran dengan orang itu! Anda mengerti yang saya maksud?


Lebih dari yang saya bahas, sebenarnya kita harus memeriksa diri kita sendiri. Sebagai orang Kristen, sudahkah hidup kita menunjukkan bahwa kita benar-benar mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat? Jangan-jangan kita sendiri belum menunjukkannya! Jadi, perbaiki diri kita sendiri dulu sebelum menemukan jodoh kita, entah yang beragama Kristen ataupun Katolik. Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Salam kebenaran,

Bagas Karyadi, M.Th.
 087871110565
Facebook: fb.com/bagas.karyadi

Catatan:
  • Dapatkan buku rohani Rahasia Jodoh Kristen: 7 Cara Ajaib Menemukan Jodoh dari Tuhan, klik di sini!
  • Jangan lupa, ikuti juga Facebook saya supaya tidak ketinggalan Renungan Harian Kristen terbaru! Anda juga dapat bertanya atau berkonsultasi tentang Kekristenan atau pergumulan hidup Anda melalui Facebook saya.
  • Facebook: fb.com/bagas.karyadi
  • Anda juga dapat membaca renungan-renungan saya yang lainnya di blog ini. Saya yakin masih banyak renungan-renungan bermanfaat yang belum Anda baca.
  • Jika Anda merasa diberkati, silahkan bagikan renungan ini.

120 Responses to "Bolehkah Orang Kristen Berpacaran dengan Orang Katolik? Ini Penjelasannya"

Ben Siswanto said...

Loves it! And so true. Agama tidak menjamin tp gaya hidup kita yang menunjukan Tuhan ada apa tidak dalam hidup kita

Bagas Karyadi said...

terima kasih atas apresiasinya.. Tuhan Yesus memberkati.. :)

dsweetellen said...

I'm in that kind of situation now and I think it's ok. Saya Protestan dan saya merasa ga ada masalah berpacaran dengan seorang lelaki Katolik.

Anonymous said...

Wah setuju banget sama pendapat Bapak....Yang penting calon PH bisa membawa kita lebih mengasihi Yesus ...

Anonymous said...

Bilang aja katolik dan protestan

Bagas Karyadi said...

boleh juga :)

Bagas Karyadi said...

amin terima kasih atas apresiasinya.. GBU :)

rehobot said...

pada dasarnya dalam Alkitab Tuhan Yesus sudah berfirman bahwa IA menciptakan laki2 dan perempuan yang segambar dengan NYA,,,terus Ia juga berfirman bahwa yang Gelap tidak akan bersatu dengan yan terang...krn itu...berdoa meminta khikmat dari Tuhan untuk menemukan teman hidup yang sepadan...itu jauh lebih baik,sambil menjalin hub baik dengan sesama....
JCB U

Cees Yagi said...

Boleh saja selama ia memiliki iman Kepada Tuhan Yesus, di dalam Al-Kitab juga diterangkan bahwa carilah jodoh yang sepadan dalam artian keimanannya bukan agama. Tuhan Yesus turun ke dunia bukan untuk mendirikan suatu agama tertentu. Agama adalah hanya buatan manusia, dan bukan agama yang memyelamatkan manusia dari neraka tetapi Iman kepada Tuhan Yesus sebagai juruselamat.

UNKNOWN said...

Pertanyaan semacam ini TIDAK akan terlontar dari mereka yg mengerti dan paham tentang ajaran Kristen dan yang pasti juga BUKAN dari mereka yg mengenal Yesus secara pribadi. Kalau sudah mengenal Yesus secara pribadi, pasti paham kebenaran dan apa yang Tuhan kehendaki. Semoga diberkati.

Juan d'angel said...

2 Korintus 6:14
Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

apakah ayat ini bisa jadi rujukan..?

Gyp said...

Mohon maaf sebelumnya tapi kalau percaya sm Tuhan saja akan tetapi tidak setuju atau tidak cocok dengan metode pengajaran, misalnya seorang kristen protestan tidak mengakui sakramen sakramen yang ada pada katolik? Terima kasih maaf sebelumnya kalau mengandung percekcokan.

Anonymous said...

saya katholik dan saya menghargai perbedaan setiap agama :)
Kalau masalah pacaran semua tergantung mau dibawa kemana hubungan itu :)
Agama tidak mempermasalahkan

Anonymous said...

Artikel yang sangat bagus
Apa motivasi bapak menyusun artikel ini?
Kalau saya boleh tahu

Anonymous said...

Hal2 begini mustinya sudah dipahami dari kita masih di tingkat SMP atau bahkan SD, menurutku pendidikan Kristen minim sekali membahas tentang hubungan pacaran dan pernikahan, (ada tapi sangat minim sekali)

albert hutabarat said...

It's doesn't matter. Most important our God is Jesus. Protestant and Chatolic is not too different so far. The different of both just law in Church. Actually, we're not different.

dny said...

Semua orang sama di hadapan Tuhan selama hidup kita bisa menjadi berkat dan menjadi terang dan garam dunia semua untuk kemuliaan Tuhan. Amin

Wesley Baan said...

Gua sih prinsipnya SEIMAN. Satu gerej pun belom tentu seiman.
Jadi harus benar2 mengenal calon pasangan hidup sebelum menjadi pasangan hidup. Pastiin imannya sama.

Anonymous said...

Syalom pak Bagas.
Kalo pacaran itu gak ada di Alkitab, brarti pacaran itu apa dong pak? Malah banyak yg gak pacaran tp langsung menikah, itu maksudnya gimana ya?

Dan kenapa hanya beberapa persentase saja orang Kristen yg mampu berjalan bersama, visi bersama hingga akhir dengan org Katolik?
Terima kasih. GBU.

Boni Satrio Simarmata said...

luar biasa bijak. txs pak

Nathye Della said...

trimakasih atas renungan nya gbu

Jeannette Clementine Salimputri said...

saya sangat setuju dengan pertanyaan ini. menurut saya kalau katolik semestinya pacaran dan menikah dgn pasangan katolik jg, kecuali kalau si pasangan yg protestan berkenan masuk dalam katolik, krn agama protestan tidak mengetahui/mengakui sakramen2 katolik dan juga terhadap orang2 kudus dan Bunda Maria. Walaupun saya tahu bahwa protestan dan katolik sama2 menyembah Tuhan, tapi dr segi hirarki dan liturgi serta kebudayaannya amatlah berbeda.... maaf kalau menyinggung, saya hanya belajar dari pengalaman. Salam damai.

Unknown said...

Sama" pengikut kristus kan, ya ga masalahlah ya..

Bagas Karyadi said...

Amin GBU :)

Bagas Karyadi said...

amin GBU :)

Bagas Karyadi said...

amin GBU :)

Bagas Karyadi said...

amin GBU :)

Bagas Karyadi said...

bisa banget, tapi Kristen dan Katolik, sama-sama terang kok :)

Bagas Karyadi said...

amin GBU :)

Bagas Karyadi said...

motivasinya ya untuk menjawab pertanyaan banyak orang.. :)

Bagas Karyadi said...

yup, mesti dari TK harus sudah ditanamkan pendidikan Kristen yang murni.. :)

Bagas Karyadi said...

amin GBU :)

Bagas Karyadi said...

amin GBU :)

Bagas Karyadi said...

amin GBU :)

Bagas Karyadi said...

yup, pacaran itu pranikah artinya proses pengenalan sebelum nikah.. kalo langsung menikah, berarti proses pengenalannya singkat..

makanya alangkah lebih baik menikah dengan orang yang satu denominasi :)

Bagas Karyadi said...

amin GBU :)

Bagas Karyadi said...

amin GBU :)

Bagas Karyadi said...

amin GBU :)

Sitorop Rabbu said...

Menurut saya, ada hal yg harus dipertimbangkan ketika akan menuju perkawinan...apabila perkawinan dilaksanakan di gwreja Katolik stelah pemberkatan oleh pastor maka kedua pengantin diarahkan untuk berdoa kepada maria..dalam hal ini yg PROTESTAN tidak boleh melakukan/berdoa kepada Maria.. Demikian menurut saaya..salam

Maria_Wildflower said...

Saya seorang Katolik dan menikah dgn pria Kristen (Puji Tuhan usia pernikahan kami menginjak 14 thn)
Pada intinya jika pernikahan itu berfoundasikan Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat dalam segala sesuatu (dlm susah & senang), semuanya akan indah. Ketika kita mengikrarkan janji suci di depan altar, janji itu tdk hanya kepada pasangan kita tapi kepada Tuhan juga. Hidup berumah tangga dgn Colossians 3:18-25.

Ruben Kristianto said...

Baguslah ada tmpt share sperti ini.
Menurut sya kalau hanya sebatas pacaran enak kalau sama2 menyembah Tuhan, jadi bisa ke gereja sm2 (kalau beda agama jls gk bisa bareng2 menyembah Tuhan). Tetapi kalau hubunganya akan di lanjutkan ke pernikahan tetap harus memilih menjadi satu protestan atau katolik. Krna di dlm pernikahan kita akan mengikat janji pernikahan yang tentunya akan di imani bersama dalam 1 aturan gereja protestan atau gereja katolik.

JELLI SANDY said...

Berpacaran itu dunia yg buat. Ga usah di kait2 sama Tuhan Yesus

pegang Kebenaran Saja

JELLI SANDY said...

Berpacaran itu Perkara Dunia. Yg Tuhan mau kita mikirin Perkara yg di atas

Anonymous said...

Syallom pak, sya beragama kristen, pacar sya katholik, sudah menjalin hubungan lebih dri 5taun. Ketika sya diajak untuk beribadah bersama digereja katholik, entah mengapa hati sya benar2 merasa seperti menolak dengan kuat. Apakah hubungan ini masi bisa sya lanjutkan ? Krna memang usia kami sudah lebih dari 20taun, dan merencanakan untuk lanjut ke jenjang pernikahan, namun pacar sya menginginkan sya untuk mengikuti dia. Terimakasih pak, Tuhan Yesus memberkati :)

Purwanto said...

Saya pikir cara berpikir ini terlalu simplistic. Kita perlu sadari bahwa gereja Kristen Protestan berpisah dengan gereja Katholik karena ada hal2 prinsip yg berbeda. Saat ini menurut saya yg essentially berbeda antara keduanya adalah dalam hal final authority di mana gereja Kristen menggunakan Alkitab sebagai source of truth sementara gereja Katholik menggunakan aturan gereja. Ini yg ujung2nya berbeda dalam hal aplikasi kehidupan iman mereka, seperti misalnya gereja Katholik menggunakan Paus (Pope) dan Bunda Maria.

Kalau kita berpikir lebih jauh di mana pasangan yg berpacaran itu dengan tujuan untuk menikah pada satu hari, pastinya kita perlu ingat bahwa Tuhan akan mempersatuan kita menjadi satu tubuh (entity). Bagaimana kita bisa menjalankan tubuh itu di mana source of authority mereka itu berbeda?

Mungkin memang mereka berdua mencintai Tuhan Yesus dengan sungguh2, tetapi mereka perlu berpikir lebih jauh tentang bagaimana mereka mau menjalani kehidupan iman mereka, karena faktanya Kristen dan Katholik itu berbeda.

That's just to share my thoughts. Salam damai.

Unknown said...

Kebetulan saya sedang menjalani hubungan yang seperti ini..saya protestan dan pacar saya katolik..keluarga saya memegang prinsip prinsip protestan yang kuat dan begitu jg pacar saya..jadi agak sulit utk saling mengalah.mohon nasehat bapak

Areta E said...

Saya juga merasa pertanyaan seperti ini ada masalahnya.

Areta E said...

Kenapa juga nanya pertanyaan kayak gini? Kenapa ga kerjain sesuatu yg udah pasti aja? Apakah yg nanya lebih sayang sama pacar dari pada sama Kristus, jadi cari2 alasan untuk mempertahankan hubungannya dengan pacar? Kenapa begitu? Apakah hubungan dengan Yesus kurang memuaskan? Apakah pacaran atau keinginan untuk menikah dan berkeluarga telah menjadi semacam berhala? Apakah pemikirannya terlalu duniawi dan kurang mementingkan Kerajaan Sorga? Kenapa begitu?

Thomas Rizal Trika Family said...

Sedikit koreksi. Kami umat Katolik tidak pernah berdoa kepada Bunda Maria. Kami berdoa BERSAMA Bunda Maria. Beda sekali antara 'pray to' dengan 'pray with'. Semoga menjadi lebih jelas. Blessings in Christ.

Alberto Eka Saputra said...

Memang benar bahwa hal itu yang membedakan antara Protestan dan Katholik, hal ini perlu dipikirkan matang-matang dan dibicarakan dengan pasangan. Ada juga pandangan bila bahwa pernikahan dilakukan di gereja Protestan, yang Katholik juga menganggap "ada yang kurang", karena ada liturgi dalam gereja Katholik yang tidak dilakukan dalam tata cara peribadatan gereja Protestan. Cuma, apabila nanti yang menjadi masalah adalah ketika berdoa kepada Maria, anggaplah saja bahwa kita seperti meminta dukungan doa kepada Maria dan juga meneladani sikap keluarga kudus ini dan bukannya berdoa kepada Maria (dengan maksud menyamakan atau menuhankan dia). Mungkin hal ini bisa membantu untuk didiskusikan dengan pasangan...

FREE JOB , FUN AND EARN said...

bila dia memandang Yesus sebgai dasar prinsip Tuhan dan Juru selamat itu ok

Anonymous said...

tulisannya bagus pak, kebetulan saya katolik & pacar saya kristen. kami tidak terlalu mempermasalahkan itu, karena menurut kami yg penting kami percaya dengan adanya Yesus Kristus serta mampu saling mengajarkan arti kasih. untuk masalah hierarki yg ada di katolik & tata cara beribadah, kami tidak terlalu mempersoalkannya, karena menurut kami yg diakui sebagai yg tertinggi tetap Yesus Kristus meski cara penyampaiannya saja yg berbeda

Anonymous said...

Bahasan yg menarik, trims kasih. Sy katolik; dan setahu sy ada sakramen dr protestan diakui oleh katolik, begitu juga sakramen katolik yg diakui oleh protestan. Mengenai bunda Maria (ini agak sensitif) tapi setahu sy dlm sejarah awali protestan (Marthen Luther) tetap mengakui dan menghormati bunda Maria seperti penghormatan orang katolik terhadap bunda Maria. Terima kasih.

Adisahtera Sinaga said...

Saya pernah membaca artikel bahwa bagi sadra/i umat Katolik dari semenjak lahir sudah di ikrarkan bahwa : Lahir Katolik, nikah Katolik dan matipun Katolik.
Saya seorang Protestan dan pernah Pacaran sama Katolik selama 5 tahun, namun oleh karena Perbedaan itu kami tak berujung ke pernikahan, karena apa???
Karena itu adalah Janji Iman umat Katolik, bagaimana mungkin Janji Iman itu bisa di ingkari???, itu sama saja mempermainkan Tuhan.

Mohon tanggapannya,
Salam Damai Kristus.

Otack Rote said...

Jika mereka boleh pacaran, bagaimana pada waktu nikah nanti? Apakah tidak masalah yg kristen masuk ke katolik atau yg katolik masuk ke kristen?

adinda said...

persis dengan apa yang saya rasakan,,,

penegen cerita,,
cwenya katolik cwo nya protestan,,
kita saling mencintai dan berniat untuk melnjutkan kejenjang pernikahan..
keluarga udh saling setuju tapi yang jadi permasalahannya soal ke agama mana nantinya setelah menikah,,
si cewe pengen ke katolik trus si cowo kekeh ingin ke protestan!
hingga setelah di obrolkan berdua dpat satu keputusan,,
setelah menikah masuk ke protestan tapi sesekali boleh beribadah ke katolik!
apakah keputusan itu salah?

Aquinas Nasz said...

Saya Kristen Anglican. Secara keseluruhan, baru saya faham mengenainya. mgbu.

Anonymous said...

Sy katolik & menurut sy pernikahan beda agama tdk masalah yg penting bs menghargai keyakinan masing2 pasangan & selama kita sama2 hidup di jalan Tuhan yakni jalan kebenaran.

Anonymous said...

Mohon ijin berpendapat,keputusan kedua pasangan itu tdk salah tp ada yg lbh benar yakni tetap stlh menikah jalani agama masing2 saja walaupun 1 Tuhan tp bnyk perbedaan dlm keyakinan.

Anonymous said...

Maaf interupsi,menikah & berkeluarga bknlah berhala tp ada dlm sabda Tuhan karna Tuhan Yesus pernah bersabda menikahlah & beranak cuculah yg bnyk. Oleh sebab itu Tuhan menciptakan pria & wanita

Kristanto Siagian said...

Saya sependapat sama mas ini, walaupun nanti sudah menikah dan disatukan dalam nama Kristus, kita yang sudah dididik 'berbeda' dalam beribadah sejak dini akan menemukan kebingungan ke depannya nanti, dan takutnya malah menggoyahkan iman kita masing-masing

Nice thoughts mas, God bless.

Anonymous said...

mohon maaf sebelumnya, pertanyaan saya apakah pacaran itu di ajarkan dalam agama kristen?

Oranom Maris said...

Sya pikir hal ini tdk menjadi masalah pda masa skrang. Krna sdh ada tata cara pernikahan ekumene. Di mana kedua pemimpin ibadah pernikahan (Pastor dan Pendeta) bisa hadir dan memimpin brsama. Di Flores sdh biasa dgn hal yg begini. Shingga sesudah nikah tetap ke gereja masing2.

Dion said...

Mohon maaf y,atas semua komentar ny,Klw menurut aku sih intinya aja,kita kan sama2 percaya bahwa yesus juru selamat berarti semua yg percaya kepada yesus di selamatkan,mungkin ada perbedaan karna faktor budaya dan aturan dari pendahulu ny tpi yg di sembah masih satu kan,kecuali uda menyangkal alkitab gk boleh lah,maaf karna ada gereja2 muncul hari ini sangat menyimpang tpi sedih ny banyak orang mengikutinya.

NN said...

Kristen maupun Katolik adlah agama yg sama" berTuhankan Yesus Kristus. Saya seorang Kristen....jujur tidak ada satupun agama di dunia ini yg dpat mnylmatkn manusia hanya iman dan perbuatan yg mampu,saya sdh 10 tahun mngenal katolik dan saya mlai mngrti dn tau mngpa kta brbda,mngpa ad martin luther ,kembali smua Kebenaran adalah kmbli ke Alkitab.hal prtma yg sya prtnykn mngpa berdoa hrus mmnta perntra mellui bunda maria dn Santo Santa,bla kta telusuri mrka adlah manusia sma sprti kita ttpi di plih Tuhan mnjdi alat pkerjany,bhkan Tuhan mnentang keras berdoa mlibatkan arwah yg sudah mati sklipun itu Nabi krna itu Berhala.kita dan Tuhan tdk perlu prantra yg menghlangi kta hanyalah dosa kta.kmudian Ada doa arwah utk org katolik...ktka seseorang sdh mnggal tubuhnya Dan rohny ia sdah tidak mmliki urusan lgi d dunia ini,jdi utk ap mendoakan roh? It sudah urusan Tuhan! Yg perlu d doakan adalah keluarga yg dtinghlkn.
Jujur pergmulan berat sedang sya alami ktika sya mnjlni hbungan dengan Katolik sya tau smua sia" Ada hal" dosa yg says perbuat apbla sya beriman ajran Katolik. Saya tidak membela Kristen,bhkan Kristen skrng bnyk ajrn" yg tdk kmbli pda alktab,tntng bhsa roh dn baptis yg brbda". Jadi bagi pa Bagas kta mmang sma" terang tpi lihat kmbli sdh sjauh mana terang itu trpncar d dlamny. Tidak hanya Than Yesus saja mnjdi patokan,perilaku dn perbuatan apkah sdh meneladani Dia.

Anonymous said...

Kristen dan Katolik adalah 2 Agama yang berbeda. 2 Bahtera yang berbeda.
Secara doktrin dan ajaran sudah sangat berbeda. Orang boleh bilang sama, karena yang disembah juga sama.

Pacaran sih boleh, tapi kalo Nikah? Masa kita mau ada di 2 bahtera yang berbeda?
Setau saya di Kristen tidak ada perintah untuk pacaran, tapi perintah untuk menikah.
Pacaran boleh, tapi kan pasti ada tujuan yang akan dicapai kan, yaitu : Menikah.
Mungkin banyak khasus nikah beda agama yang works, dan bertahan sampai saat ini. Kalau kita adalah Kristen sejati kita tahu itu bukan yang Tuhan kehendaki.

Artikel ini agak kontradiktif dan bertentangan dengan artikel 2 alasan terbesar orang Kristen wajib mengakhiri cinta beda agama

Ingat, apa yang kita anggap baik, belum tentu itu benar dan belum tentu itu datang dari sang Khalik.

GB.

Anonymous said...

betul sekali. Martin luther seorang yang menghormati Bunda Maria. kalau banyak umat kristen yang tidak mengakui Maria, tapi maaf Martin Luther mengakuinya. saya tidak ingin mengubah cara pandang anda. saya hanya ingin meluruskannya. sakramen, orang suci, Bunda Maria mungkin adalah hal yang membedakan kita(protestan dan katolik). Namun katolik tidak pernah menyembah Maria. katolik menghormati Maria sebagai Bunda yang bersedia mengandung dan menemani Yesus sebagai anaknya dengan penuh kasih. ilustrasinya seperti ini. ketika kita menyayangi seseorang, kita juga pasti menyayangi dan menghormati keluarganya terutama ayah dan Ibunya. dalam katolik, tidak hanya Maria yang dihormati. katolik juga menghormati Yusuf yang adalah ayah Yesus. jadi saya harap sahabat saya kristen dapat memahaminya secara lebih dalam lagi

andre lutam said...

it's true (y)

Aghost said...

Betul2 smua hax mempersoalkan tata cara beribadah saja,jalanx boleh berbeda tetapi 1 tujuan

Anonymous said...

Kristen ada karena ingin meluruskan atau back to bible hal2 yg menyimpang pada katolik. Jadi ya kristen dan katolik sangat berbeda.. menurut saya hubungan dengan dasar yg berbeda akan mengakibatkan akar masalh di dlm rumah tangga nantinya..

Iel Warisman said...

Adakah ayat dlm alkitab yg membolehkan pacaran ?

Unknown said...

Kalau saya yg islam berpacaran sama yg beragama katolik gimana? Saya sering ikut ke gereja katolik bareng pacar saya, terima kasih

paulus dading said...

Saya dalam hal ini akan coba berpedoman pada hukum positif.
Coba lihat UU No. 1 tahun 1974 tentang Perkawinan.
Berkah dalem

Anonymous said...

Kadang susah meluruskan persepsi orang, apakah Katolik itu bukan Kristen??? Mungkin lebih baik disebut Protestan dengan Katolik...

Anonymous said...

Apa bedanya Kristen dan Katolik ?
Apakah keduanya agama yg berbeda?
Berarti ada agama protestan ?
Bingung pemahamannya !

Music Mylife said...

Saya mau bertanya pak...
Kenapa ada perbedaan mencolok dalam penyebutan kristen dan katolik! Kenapa tidak kristen protestan dan kristen katolik karena sama2 mengakui Yesus sebagai juru slamat.
Tolong diberi penjelasan pak!..trims, Tuhan Yesus memberkati.amin

axellio said...

Saya adalah salah satu pelaku dari perkawinan kristen dan katolik, menikah di gereja katolik dengan status mixtareligio, sudah berjalan 15 tahun. selama 8 tahun kami menjalani hidup dengan beda gereja, tetapi sekarang semua sudah satu gereja. bagi yang belum menikah dan masih status pacaran akan jauh lebih baik untuk berkomunikasi dengan calon pasangan dan keluarga karena setelah keputusan diambil, anda akan menghadapi ujian bagaimana anda berdua mempertahankan pilihan itu. kerelaan kita untuk terbuka saling menerima terasa ringan disaat-saat awal tapi akan semakin berat selanjutnya. maka baik juga kita sebagai orang tua baik kristen protestan maupun katolik untuk mendampingi anak-anak kita karena mereka saat ini banyak yang mengalami kesulitan menemukan jodoh yang ideal, seagama, seiman, sevisi, sepadan dan lainnya. apapun alasannya toh nyatanya mereka pada satu titik harus menentukan pilihannya, oleh karenanya mari kita dampingi kaum muda kita sehingga mereka benar-benar bisa bertanggungjawab terhadap pilihannya. kususnya dalam keteladanan kita sebagai keluarga, kalau keluarga kita sendiri tidak beres maka akan sangat sulit untuk meyakinkan mereka membentuk keluarga yang baik. berbahagialah kita yang mau berjalan bersama Tuhan. barangkali ada teman-teman yang mau sharing soal pengalaman menjalani hidup beda agama saya menjalaninya kurang lebih 8 tahun, siapa tahu ada manfaatnya

Unknown said...

saya ingin bertanya,apakah di perbolehkan pernikahan sesama satu marga dalam adat batak?dan jika pernikahan itu tetap terjadi apakah itu dosa dan Tuhan tidak akan memberkati?

Alvin chandra said...

Kristen ada krn marthen luther protes kepada kebijakan paus dan uskup saat itu..dominan pemerintahan harus mengikuti kata gereja katolik saat itu..jd marthen memutuskan memisahkan diri...kenapa kristen tidak mengakui maria..krn kristen berpikir maria bkn perawan suci,krn dia memutuskan menikah dgn yusuf..kristen tidak mengakui sakramen dlm ajaran katolik,tp skr kebayakan mrk sdh mengikuti sebagian ajaran katolik..yg dulu nama nya pendeta,berubah nama jd pastor..ada jg ibadah jumat pertama dll..jujur saja sy merasa bingung dgn kristen..sy prnh ke gereja filadelfia,behtany,petra,gki..krn ajakan tman sy kesana..saat bahasa roh,sy bingung koq mereka bisa begini..pdhl dlm katolik bahasa roh itu cuma bisa dilakukan cuma pastor dan uskup..yg memiliki spritiual yg tinggi..dimana gereja krsiten skr penuh dgn hal glamour..dari pendeta" sy lihat dari ujung kaki dan atas semua memakai barang/pakaian yg wow..tp ndk saalah lah,krn pendeta mendapatkan 10% dari dana jemaat nya..kristen yg dl dan skr mgkn sdh berubah..sy akui jg katolik zaman dahulu sangat jauh posisi mrk dlm hal ajaran agama..tp katolik brp ratus tahun/beribu tahun sdh berubah trus dan trus jd baik..ibu itu orang yg mulia di bumi bagi umat manusia..begitu pun dgn yesus kepada bunda maria..allah mengakat bunda maria jd org suci,krn allah sdh mengetahui dia org yg mulia dan suci..maka nya anak nya yesus sndiri,lahir dari rahim bunda maria..tp itu urusan saudr" smdiri mana yg baik kalian pilih..katolik mendoakan arwah orang yg sdh mati..krn katolik mempercayai ketika org mati tidak langsung masuk ke surga,tp melalui api pencucian...jd kita yg masih hidup di dunia..harus mendoakan kluarga kita ato siapapun spy lapang jalan nya kesana..bisa di ampuni dosa nya..sm sprt hal nya kluarga kita ada yg sakit,kita berdoa kepada tuhan dan bunda maria..spy memperoleh kesembuhAn..kita hidup bkn cm sndiri,krn sekitar kita ada jg roh..dlm diri kita jg ada roh..

BaNg NaGa said...

Kristen artinya pengikut kristus..
Katholik dan Protestan adalah Kristen.
Hukum yg ada pada umat Kristen yaitu Hukum Kasih.
So,gk usah debat panjang lagi sob,. Jika kita kristen kita harus patuh pada Hukum kristen yaitu Kasih.. salam damai.

Unknown said...

Sharing pengalaman. Saya menikah dengan seorang katolik dengan pemberkatan nikah oikumene romo bersama pendeta. Pemberkatan di gereja Protestant sehingga saya tidak harus berdoa melalui bunda Maria. Bersyukur sampai hari ini kami bisa saling mendukung keyakinan masing2.

frasisca Budi said...

Sekedar opini pribadi aja, saya katolik dan saya setuju atas pemaparan di atas namun di gereja katolik sangat memegang teguh tradisi. Dimana dalam menjalankan perkawinan ada yg namanya sakramen perkawinan, sakramen itu bisa di berikan apabila kedua mempelai di babtis secara katolik itu syarat mutlaknya. Jadi kalo ada salah satu mepelai yg belom di baptis katolik sakramen ini tidak bisa di terimakan,dan pernikahan secara gereja tidak bisa di lakukan. Jadi menurut tradisi gereja katolik, pernikahan beda agama tidak bisa di laksanakan sekalipun dengan saudara2 kami yg protestan.

indra febry anto lmbantoruan said...

Tanya Tuhan klo bingung dgn hubungan pacarannya gmna kedepannya.. berbicaralah seolah engkau berbicara sm keshabat atau bapakmu.. sebab yg Tuhan mau itu.. pasti kita mendengar suaranya salah satu dr firmanNya. Bisa dr suatu kejadian.. dan banyak lg cara Tuhan menjawab pertanyaan kita.. yg penting rajin baca Alkitab. Klo gk bisa pagi, ada siang. Klo gk bisa siang, ada sore, kalau gk bisa sore mungkin karna banyak tawaran projek dan akting, masih ada malam kalau mala juga gk sempat baja Alkitab.. kamu terlalu busy(sibuk) bro.. coba bayangin Tuhan saja gk pernah lupa perhatikan kita.. Dia gk ada sibuk ke kita Dia sekalu online kepada kita.. jadi lebih baik berbicara kepada Tuhan ..GBU

Unknown said...

"Akulah jalan kebenaran dan hidup.Tidak ada yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku"
Jadi bagi saya hanya ada satu Jalan Menuju Bapa di sorga yaitu Tuhan Yesus Kristus..
Kristen><Katolik adalah 2 bahtera yg berbeda dg jalan yg berbeda dan nanti sampainya jg pasti di tempat tujuan yg berbeda..
sebenarnya sdh tau kl keselamatan hanya ada dlm Yesus tetapi tdk bs mengakui dg sepenuh hati..
Maria sdh bilang bahwa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah,maka jadilah padaku seperti apa yg Engkau kehendaki"
Jd Bunda Maria sebenarnya jg tdk ingin diagung2 kan spt krn dia pun sadar bahwa dia adalah hamba Allah...
GBU

Sylvester said...

Saya seorang pria Katolik berusia 29 tahun dan telah menjalin hubungan kasih dengan seorang pria yang berasal dari Gereja Protestan selama 14 tahun (sejak kami bermuda masih kelas satu SMA) Cinta kami adalah cinta sejati, tidak peduli kata orang tentang perbedaan aliran/agama maupun persamaan jenis kelamin, bagi kami itu bukan hambatan dalam memadu kasih dan menjalin hidup bersama.

Anonymous said...

Hai salam damai.
sekedar sharing,ayah saya protestan dan ibu saya khatolik. sejak kecil saya selalu mengikuti ibadah dan gereja keduanya. pernah menjadi ketua angkatan mudah di protestan, dan aktif di OMK katholik. selama kegiatan sharing di kedua gereja, romo dan pendeta tidak pernah mempermasalahkan. kecuali santo dan santa yang tidak ada dalam alkitab. namun kembali lagi itu cara khatolik untuk menghormati.

semenjak membuat KTP saya mencantumkan Khatolik sebagai agama saya. walau berbeda agama dengan pacar saya, kami tetap nyaman kok walau terkadang pagi gereja di protestan dan soreh di khatolik atau sebaliknya.
saya rasa tuhan tidak marah dengan saya, kalaupun ada yang marah mungkin mereka yang memposisikan diri mereka sebagai tuhan :D.
GBU

Mrz said...

Saya Katolok,
Seperti yg sdh tmn2 jelaskan agama itu hanya pedoman hidup kita sebagai umat yang beragama dan percaya akan Yesus Kristus, justru sikap dan kelakuan kita yang mencerminkan apakah kita org yang beriman atau bukan, utk hal pacaran beda agama itu sebenarnya tidak menjadi masalah bagi kita, jika kita dapat menerima dan menghormati agama dari pasangan kita pasti kita akan berpikir Tuhan menciptakan kita tidak utk saling bermusuhan melainkan saling mengasihi, jika kita memiliki pendirian yang kuat akan ajaran yg kita terima melalui agama kita masing2, seharusnya kita dari awal mempertimbangkan hubungan yg akan kita jalani. Itinya cinta itu diberikan Tuhan kepada kita untuk kita beri kepada org yg pantas utk mendapatkannya, jadi jgn salah dalam memilih pasangan hidup.

Anonymous said...

Syalom. Saya sekedar sharing saja dengan saudara seiman semua. Saya lahir dan bertumbuh besar dalam Katolik. Semakin dewasa, saya tertarik untuk mengetahui tentang gereja protestan. Jujur, sering jemaat kedua agama ini selalu saling sindir. Merasa paling benar dan paling baik.
Syukurlah, otak saya tidak seperti Marthin Luther, atau para ahli agama yang sibuk mencari perbedaan. Saya ikuti tatacara ibadah gereja Protestan. Saya menikmatinya sama seperti saat saya misa di gereja katolik.
Syukur juga otak ini terlalu dangkal untuk bisa memahami segala perbedaan antara keduanya. Jika ada agama yang memperbolehkan umatnya beribadah di gereja manapun yang percaya akan Yesus sang Juru Slamat, ingin sekali saya masuk agama itu.
Saya hanya ingin menyembah Yesus. Saya hanya ingin sembahyang di gereja. Tempat para orang percaya berkumpul dan berdoa bersama. Jangan pusingkan kami dengan segala perbedaan ini wahai para pemuka agama. Tujuan kami hanya ingin selalu berjalan bersama Yesus. Dalam Yesus kami ingin hidup. Bukan dari segala aturan agama dan gereja yg justru membuat kami yang menyembahmu merasa berbeda. Syalom, semoga Tuhan kita Yesus Kristus selalu berserta kita.

*Saya menikahi wanita protestan dan sekarang memiliki 2 orang anak. Kami menikah di Gereja GKII. Saya dan keluarga selalu menikmati mengikuti ibadah di gereja manapun. Rahsianya adalah kami menyerahkan diri seutuhnya bagi Tuhan dalam kehidupan kami. Biarlah semua berjalan menurut kehendakNya.


Okta Viani said...

"Hal-hal menyimpang pada katolik"... Maaf bukan bermaksud menggurui tetapi bisakah komen yg berbau sara seperti ini tdk dikeluarkn... Karna jujur sangat sensitif.... Kalau sy lebih baik menimba ilmu yg banyak dan menumbuhkan keimanan ketimbang menilai keyakinan agama lain..Setiap agama punya ideologi msing2, tidak ada yg berhak menilai agama seseorang salah dan agamamu benar.. Trims.. Tuhan Yesus Memberkati

Benn said...

pada intinya berpegang lah pada Tuhan Yesus bukan kepada agama. kebanyakan malah berpatokan kepada agama tapi mengesampingkan ajaran Tuhannya yaitu yesus Kristus

rigga ledu said...

1 yg saya tekan kan. Yaitu kita percaya bahwa yesus adalah thn. Masalah suka dengn siapa? Tergantung anda menyikapinya. Dan klo masi di perdebatkan masalah ini, berarti anda bukan org kristen atau katholik. Dan 1 yg paling penting... Iman yg sejati adalah kepekaan anda. GBU

Fransisca Angelbert said...

. . .sepertinya pacaran memang tidak pernah disebutkan dlm alkitab tetapi pacaran itu perlu utk saling mengenal.. Kalo gak pacaran gak bakal tau sifatnya kyk apa.. Saya pernah nonton film wanita berkalung sorban di bioskop.. mereka melakukan apa yg disebut ta'arub, yg pria tampan anak ustadz yg terkenal soleh dan pintar.. Setelah menikah ternyata si pria maniak sex dan suka memukuli istrinya.. orang zaman dulu beda dgn zaman skrg.. itu sebabnya pacaran perlu utk melihat dan mengenal gelagat psikologis orang yg dekat dengan kita juga spy kita bisa mencocokkan sifat dgn pasangan.. dari pada menikah trus cerai dgn alasan gak cocok krn dlm Kristen apa yang teman dipersatukan oleh Allah tidak bolehh diceraikan manusia. . .

Fransisca Angelbert said...

. . .tidak salah.. tetapi perlu diketahui jika sudah pindah Ke protestan tidak dapat menerima sakramen Ekaristi. . .

Harry Tardas said...

Dari zaman perjanjian lama sampai perjanjian baru hanya Tuhanlah gembalaku, takkan kekurangan aku, hanya Dia jalan,kebenaran dan hidup,tidak ada orang suci/benar seorangpun tidak. Tuhan Yesus kepala gereja, menikahlah dalam Iman, bukan tradisi, Yesus menjungkirbalikkan semua tradisi, Dia membuat semua menjadi baru,yaitu Kristen.

Martha Dian said...

Saya setuju skali dgn mas Purwanto dlm hal ini, krn sejak kecil sy tumbuh dan dididik sbg org Katolik dari bpk Katolik dan ibu Prostestan yg menikah dulu menikah di gereja ibu krn bpk ada halangan yaitu blm diijinkan bercerai oleh grja Katolik dgn istri pertama bpk yg menikah lg alias berzina. Grja Katolik menomorsatukan doktrin dan hirarki grja (uskup/paus)bkn pd Alkitab yg adlh Firman Allah. Padahal Yesus sndiri berfirman pd Mat 19:8-9.Dan 2th lalu sy dipertemukan Tuhan dgn jodoh saya yg adalah org Kristen Pantekosta. Bkn krn alasan ikut gereja suami,tp lbh pada Roh Kudus yg menuntun dan menguatkan saya utk dpt lahir baru dan menjadi org Kristen yg sejati. Amin. Gbu

Fidel Milanisti said...

G.b.u

Irwan Setiadi said...

Tuhan datang tidak membawa agama. melainkan agama itu dari manusia sendiri. pacaran sama siapa saja boleh sekalipun agama berbeda tapi yang terpenting ia tau siapa Yesus itu!

Ichell Chellin said...

Apakah boleh kristen berpacaran dengan muslim?
& alasannya?

Wandikbo BL said...

Saya suka artikelnya tetapi saya binggung judulnya, bukankha Katolik juga kristen?? Kenapa tidak saja menggunakan Kristen Katolik dan Kristen Protestan atau memamng Katolik bukan Kristen? Mohon penyelasanya? Makasih.

Fransiskus Dicky Saputra Dicky said...

saya mau bertanya,di dalam permasalahan yg dibahas sekrang tentang berhubungan(pacaran) beda agama kristen protestan n kristen katolik,..
pertanyaan saya bagaimana klau kita berpacaran dengan luar agama kristen seperti islam,apa kah bisa di salahkan ato tidak,saya beragama katolik sedangkan cewek saya beragama islam..terimakasih

VeroniCa Fenny said...

saya seorg katolik,,kalau mw dibilang jodoh atw pernikahan harus dibawa pada agama yg sama mungkkin setiap orang mneginginkan ituu,,tetapi selama seorang kristen dan katolik bisa bersatu dalam kristus,,itu akan jauh lebih baik,,(diluar sakramen"katolik)thank you,,tuhan memberkati

Secret! said...

*saya rasa tuhan tidak marah dengan saya*

Jangan pernah membuat Tuhan ideal yg wujud dari akal pikiran kita karna Tuhan itu ada peribadinya sendiri. Saya ingat kita harus merenung kan kata Tuhan Yesus dalam matius 15:8-9... Dan kita harus terus mempraktikkan markus 12:30...Ingat! Mengasihi Allah Tuhan kita adalah dengan cara mentaati firmannya!

Roh Kudus memimpin..AMEN!

Merry Wesna said...

Terimakasih, artikel yang sangat luar biasa dan sangat2 menarik untuk dibaca. Semoga menjadi berkat untuk kita semua. TUHAN YESUS Memberkati.

Iden rahayu,SH said...

seperti anak tuhan yang lainnya (adam, ibrahim, musa dsb) yesuspun tidak mengatakan dirinya tuhan, yesus pun menyembah dan berdoa hanya kepada allah tuhan seluruh alam tidak kepada selain allah, mari kita ikuti ajaran yesus (seluruh nabi/anak tuhan)

Bernadus Krisna Adi Surya said...

Awalnya hanya ada satu Kristen yang kemudian timbul ketidakcocokan dari mereka yang kemudian disebut Kristen Protestan. Di mana Kristen yang mula2 itu karena sifatnya yang universal, satu, dan penggembalaan yang terpusat oleh Paus untuk seluruh dunia maka disebut Katolik.
Banyak kesalah-pahaman dari orang2 Protestan kepada Katolik, baik tentang Tradisi maupun Pengajarannya yang sulit dimengerti oleh Protestan.
Tapi pada dasarnya Kristen baik Katolik maupun Protestan adalah satu dalam imannya.

Anonymous said...

Bro, mungkin perlu diluruskan, Marthin Luther saat itu nggak sibuk sekedar mencari perbedaan. Tetapi memprotes praktek dalam gereja yang tidak alkitabiah; yang sekarang pun sudah tidak dijalankan yaitu penjualan surat pengmpunan dosa.

Damian Afandi said...

Oh jadi menurut anda Katolik tidak mengimani Tuhan Yesus ya ?anda salah besar .Katolik itu menyembah Tuhan Yesus dan juga mengormati Maria ,bunda dari Yesus . Sesungguhnya semua org Kristiani wajib menghormati Maria ,karena Yesus sendiri sangat mengasihi BundaNya .

Alfian Yanuar said...

iman tanpa disertai perbuatan pada hakekatnya adalah mati (Yak 2:17)

Cantik said...

Kenapa bingung toh kalau percaya yesus pasti selamat.masuk surga. Kan dosa kita semua sdh di tebus. Kenapa juga repot repot???? Hrs ini, itu, bikin pusing aja

Unknown said...

Ayat Alkitab mana yg menyatakan Yesus Bukan Tuhan?tolong dicantumkan.
Menurut saya. Jodoh itu ditangan Tuhan. Bisa atau tidak itu Tuhan yg menetapkan. Karena tdk ada seorang manusia pun yg mampu menjadikan jodoh bagi dirinya. Refleksikan bahwa Tuhan yg menetapkan orang selamat atau tidak.itu mutlak hak Tuhan. Jika merasa yakin kita sdh diselamatkan krn percaya sepenuhnya pada Yesus Kristus yg adalah Tuhan dan juruselamat maka tdk ada yg LAIN selain Yesus. Itulah yg membedakan kristen dan katolik.yg jelas kepercayaan kepada Yesus tidak dpt ditawar-tawar dgn Yg lain. Apalagi memohon pada sosok manusia untuk mendapatkan hati Yesus.

Pax romana said...

orang katolik memang berdoa kepada Bunda Maria. Kalau orang kristen tidak setuju, setidaknya orang2 kristen bisa tetap menghormati sesosok Ibu Yesus Tersebut. bukan malah mencela cela. Analoginya sama seperti kalau anda di depan bendera merah putih terus hormat, bukan menyembah kan? Hormati saja tata cara gereja katolik yang kuno dan dilestarikan ini. Jangan bikin malu, karena sesama orang percaya Kristus, kok berantem??.

Sabinus Bitut said...

Mungkin diperjelas tujuan kita berpacaran. Apakah hanya hanya berpacaran saja, atau nanti akan melanjutkan ke jenjang pernikahan.
Pernikahan, mungkin diperjelas juga tujuannya.
Dua menjadi satu, satu menjadi beberapa, karena nanti pernikahan pasti ingin punya anak2 yang akan meneruskan iman kepercayaan kita, menurut saya ini penting.
Kadang berpacaran/pernikahan yang gagal disebabkan karena tujuan yang kurang jelas antara pria dan wanita, sering dengan mudah dipengaruhi oleh keluarga atau teman2 seagama, padahal pacaran/pernikahan itu awalnya berasal dari dua insan saja.
Kalau tujuannya sudah jelas dan sudah disepakati, maka pacaran/pernikahan semestinya tidak akan terpengaruhi oleh faktor luar lagi, yang penting hidup bahagia dengan janji dan kesepakatan awal.
Amannya si, pacaran/menikah dengan yang sama agama saja, supaya agama tidak dijadikan alasan gagalnya sebuah hubungan (pacaran/pernikahan).

Hanya opini, belum tentu benar ya friends...

candro to'i said...

saya katolik. menurut saya, protestan dan katolik itu bukan beda agama.jika di kaitkan dengan suku, itu lebih tepat nya lagi.
protestan dan katolik itu sama2 agama kristen, tempat ibadah nya juga Gereja, dan yang pasti di Gereja mengajarkan Tuhan Yesus sebagai Tuhan kita. lain dari Gereja dan sama sekali tidak menyebut nama Tuhan Yesus saja dalam ajarannya itu jelas bukan agama kristen.
jadi protestan dan katolik bisa menjalin hubungan.bahkan sudah banyak yang menikah, memiliki keturunan. dan itu sudah berjalan sebelum saya lahir.

Mohon maaf jika saya salah, itu hanya pendapat saya dan bukan untuk mengajarkan.
terimakasih :)

TrustJesus said...

Apakah perkawinan antara orang Protestan dengan Katolik disarankan? http://alkitab.sabda.org/article.php?no=891&type=12

Teman-teman dalam Kristus Yesus yang saya kasihi. Carilah SENDIRI jawaban dari pertanyaan ini dengan membaca kebenaran firman Tuhan, teliti dahulu bacaan dengan membuka berbagai sumber, dan berdoalah meminta petunjuk Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Yeremia 17:5 Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!

Unknown said...

yaa, saya setuju.
tetapi ada sdikit Kontra di pengajaran Kristen pengikut Kristus sbenarnya dengan Katolik.

Di katolik masih ada pemberhalaan yg sudah jelas dilarang Tuhan yg juga trtulis diantara Hukum taurat & butir dari beberapa titah juga dihilangkan tentang penyembahan berhalanya.


Kita setuju jika Bunda maria harus di hormati dbagai ibu yg telah Melahirkan Juru Selamat kita.

tetapi tdak Baik jga mngedepankan Bunda Maria, krna Firman Tuhan ada jga yg tertuli aku adalah Allah Yg pencemburu

dan tidak ada dalam Firman Tuhan dlam Hal berdoa.
Doa yg Diajarkan Hanya dlam nama Bapa, Putr & Roh Kudus ( dlam nama Tuhan Yesus Kristus).
Dan Tidak ada di Firman Tuhan mengucapkan Salam kepada siapa Pun sebelum kita berdoa kepada Tuhan.( seperti perantara yg akan membawa doa kita kepada Tuhan)


sebagai seorang pengikut Kristus (KRISTEN) Hikmatnya menjalani apa yg diajarkan Yesus sbagai juru slamat & bukan mngikuti aturan yg di buat oleh manusia atau petinggi Agama.
krna Hanya Tuhan Yesus yg paling Tertinggi dri semua Tokoh yg ada di alkitab. Karna Firma itu adalah Tuhan Yesus sendiri.!

ini hanya bahan renungan buat kita semua yg dengan PeDe nya mngaku sbagai pengikut Kristus tetapi tidak berhikmat memahami Firman Tuhan & tidak kata-kata ini tdak maksud menjatuhkan siapapun atau agama apapun.

Karna Agama,Gereja tidak menyelamatkan.
Hanya Tuhan Yesus lah yg paling mampu menyelamatkan & dan Hanya Tuhan Yesus Juru selamat Manusia tanpa perantara siapa pun.

Tuhan Yesus Memberkati Kita semua. (Amin)

Anonymous said...

Penjelasannya bagus. Saya baca dan menimbulkan pertanyaan yang mungkin bisa dijelaskan. Kita tahu tujuan pacaran ialah pernikahan Kudus. Jd akhirnya protestan yang ke Katolik atau Katolik ke protestan

Yuni Windi Haloho said...

Dear Pak Bagas,
Saya boleh koreksi sedikit tidak? Apakah bisa judul-nya diedit? Soalnya begini,saya kok agak risih membaca kata "kristen dan katolik" itu. Seolah-olah katolik itu bukan bagian dari kristen hihi. Pdahal kan sebenernya katolik itu ya kristen juga,toh pak... ibarat kata kristen itu nama saya, dan katolik itu identitas saya. Gitu loh hehe.
Ya,sekedar saran aja,Pak. Biar tidak dibiasakan membedakan kristen dan katolik :) bisa kali pak dibuat "protestan dan katolik", itu saya rasa lebih pas :) matur suwun, Pak. Berkah dalem :)

Semuel said...

Bagaimana kalau pertanyaannya, bolehkah orang kristen pacaran? Atau mengapa orang kristen berpacaran?

Anonymous said...

lebih baik jangan.......
banyak yang ujung ujungnya pada mempertahankan kepercayaannya masing masing... ada yang harus beginilah dan ada yang ga boleh begini lah, ada yang liturgilah, ada yang agamawilah....

memang pertama bilang "ahhh tidak apa apa, sama sama Yesusnya...." iyaaa benar,... tapi nanti bila sudah ditengah jalan lihat saja....

Tidak bisa pacaran atau menikah dengan 2 denominasi yang berbeda.... kasihan anaknya nanti.... bohonglah kalau tidak mempertahankan egonya masing masing...

"kamu berdoa seperti aku donk,.. ahhh kamu aja yang seperti aku.... "
"aku ga suka musik gedumbrangan...." dan satunya ... "ihhh apa-apaan sih kok ibadah kaku begini, liturgi banget..."

hahahaha pasti akan terjadi hal ini. percayalah....

Riga Hidayat said...

Syalom pak Bagas...
saya ada satu pertanyaan pak, bagaimana kalau saya pacaran dengan seseorang yang beragama Muslim...?
apakah itu dilarang dalam Alkitab ...?
terimaka kasih...
salam damaii