Bagas Karyadi
Shalom! Anda tinggal di Jakarta? Hadirilah Seminar Jodoh Kristen, silahkan klik di sini!

Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa Ia berdoa? Kepada siapakah Ia berdoa? Ini Penjelasannya

Renungan harian Kristen hari ini akan mengajak Anda untuk menjawab pertanyaan yang sangat sering diajukan oleh orang-orang Kristen, mengapa Tuhan Yesus berdoa? Bukankah Ia Tuhan? Pertanyaan ini biasanya akan berbuntut pada pertanyaan yang lain, kepada siapakah Ia berdoa?


Kegagalan orang Kristen menjawab pertanyaan ini menunjukkan kegagalan orang Kristen dalam memahami Ketritunggalan Allah. Mari kita simak penjelasannya!

Banyak sekali ayat-ayat Alkitab yang menunjukkan aktivitas Tuhan Yesus ketika berdoa. Dalam Markus 1:35, dijelaskan bahwa Yesus selalu bangun pagi-pagi benar ketika hari masih gelap untuk mencari tempat yang sunyi dan berdoa.

Matius 14:23 juga menjelaskan bahwa ketika hari sudah mulai malam, Yesus menyuruh banyak orang untuk pulang, lalu ia naik ke atas bukit seorang diri untuk berdoa. Bahkan, Lukas 22:39-46 juga menjelaskan aktivitas Yesus berdoa di Taman Getsemani hingga keringatnya menjadi titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. Tidak hanya itu, Yesus juga mengajarkan Doa Bapa Kami kepada murid-murid-Nya.

Hal ini tentu sangat wajar jika Yesus adalah manusia seutuhnya. Namun, kita tentu mempelajari bahwa Yesus pun adalah Tuhan seutuhnya. Jika Yesus adalah manusia seutuhnya dan Tuhan seutuhnya, lalu mengapa Ia harus berdoa?

Ada banyak orang yang berkata, Yesus sedang berperan sebagai manusia seutuhnya. Hal inilah yang membuat Yesus harus melakukan aktivitas doa sebagai bukti bahwa Ia adalah manusia seutuhnya. Jika ini adalah alasannya, lalu kepada siapa Ia berdoa? Apakah Ia berdoa kepada diri-Nya sendiri yang juga adalah Tuhan seutuhnya?

Ada juga yang bilang, Yesus sedang memberikan teladan yang baik kepada semua orang tentang bagaimana seharusnya seseorang berdoa kepada Tuhan. Jika ini adalah alasannya, lalu apakah Ia sedang bersandiwara ketika berdoa? Apakah aktivitas doa yang membuat keringatnya menjadi titik-titik darah adalah sandiwara belaka?

Saya sangat tidak puas dengan jawaban-jawaban itu. Jawaban yang sesungguhnya sangatlah sederhana. Namun, saya yakin banyak orang Kristen yang kurang setuju dengan hal ini.

Ini jawabannya. Ketika Tuhan Yesus berdoa, Ia benar-benar sedang berdoa. Kepada siapa? 
Ia benar-benar sedang berdoa kepada Bapa-Nya. Bapa adalah Pribadi yang mengutus Tuhan Yesus Kristus ke dalam dunia. Tuhan Yesus adalah Pribadi yang diutus oleh Bapa.

Mungkin, Anda akan bertanya, “Bukankah Yesus dan Bapa adalah satu?” Baik, saya jawab. Ya, Yesus dan Bapa adalah satu kesatuan. Namun, bukan berarti Yesus itu sama dengan Bapa. Yesus bukan Bapa dan Bapa bukan Yesus, tetapi mereka adalah satu.

Jadi, mengapa Yesus harus berdoa kepada Bapa? Karena Yesus bergantung pada Bapa-Nya. 
Yesus tunduk pada Bapa-Nya. Lagipula, aktivitas doa Yesus adalah aktivitas hubungan yang normal antara Anak dan Bapa. Doa adalah bentuk komunikasi dalam hubungan-Nya yang sangat intim pada Bapa-Nya.

Mungkin, ada pula yang bertanya, “Jika Yesus itu bukan Bapa dan Bapa bukan Yesus, lalu siapa yang menjadi Allah?” Baik, saya jawab. Yesus adalah Allah Anak dan Bapa adalah Allah Bapa. Mereka adalah pribadi yang berbeda tetapi berada dalam satu-kesatuan Allah Tritunggal.

Mungkin ada yang bertanya kembali, “Jika demikian, berarti Allah kita ada dua dong, Allah Anak dan Allah Bapa? Bukankah Allah itu Esa?” Untuk menjawab pertanyaan ini nantikan renungan saya berikutnya tentang Allah Tritunggal.

Hal terpenting yang bisa kita pelajari adalah kesungguhan Yesus dalam menaati Bapa-Nya benar-benar dilakukan dalam keterbatasan-Nya sebagai manusia. Ia benar-benar bergantung kepada Bapa-Nya dalam doa sehingga Ia dikuatkan dalam melalui segala penderitaan yang akan Ia hadapi.


Saudaraku, Tuhan Yesus tidak bersandiwara ketika berdoa di Taman Getsemani. Ia benar-benar ketakutan. Ia benar-benar hampir putus asa. Namun, Ia tetap setia tunduk pada Bapa-Nya dan akhirnya mampu menebus semua dosa-dosa kita. Mari, jangan kecewakan Tuhan Yesus! Tinggalkan dosa! Hargailah jerih payah Tuhan Yesus dalam menebus dosa-dosa kita! Amin.

Salam kebenaran,

Bagas Karyadi, M.Th.
 087871110565
Facebook: fb.com/bagas.karyadi

Catatan:

  • Dapatkan buku rohani Rahasia Jodoh Kristen GRATIS, klik di sini!
  • Jangan lupa, ikuti juga Facebook saya supaya tidak ketinggalan Renungan Harian Kristen terbaru! Anda juga dapat bertanya melalui Facebook saya.
  • Anda juga dapat membaca renungan-renungan saya yang lainnya di blog ini. Saya yakin masih banyak renungan-renungan bermanfaat yang belum Anda baca.
  • Jika Anda merasa diberkati, silahkan bagikan renungan ini.

54 Responses to "Jika Yesus adalah Tuhan, mengapa Ia berdoa? Kepada siapakah Ia berdoa? Ini Penjelasannya"

Ernest Rainendant said...

aku sama sekali tidak mengerti dan tidak masuk akal ku sama sekali

Unknown said...

Yesus dan bapa bkn pribadi yg berbeda..yesus adalah bapa yg dtg kedunia sebagai manusia, dan sebagai manusia ia memberi kita contoh bgmn seharusnya kita hidup benar di mata Allah agar peroleh keselamatan kekal..

Bagas Karyadi said...

hehehe kira-kira bagian mana yang sulit masuk akal? :)

Bagas Karyadi said...

Yesus bukan Bapa. Yesus diutus oleh Bapa.

Yohanes 11:41-42
Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku. Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku."

Vincentia Jane said...

Banyak tmn orang muslim yg mengatakan bahwa agama saya sesat., kafir., karna tidak menyembah Allah., dan mengatakan bahwa yg di salib bukanlah nabi Isa (YEsus) tetapi orang lain..
Saya hanya bisa menjawab " Yesus adaalah juru slamat saya., bukan Allah saya., sama seperti di agamamu yaitu nabi muhammmad utusan Allah.. Allah ku dan Allah mu sama., hanya berbeda perantaranya., :)
Kalaupun di kitabmu bukan lah Yesus yg disalib aku gak tau mana yg bnr mana yg salah., karna pada saat itu aku belum lahir., jadi aku gk tau kebenarannya., berbahagialah mereka yg percaya meski tak melihat,. :) dan aku percaya bahwa Yesus akan menyelamatkan saya dan menemani saya slamanya..
Karna bagi saya semua agama sama., semua itu bergantung sama kepercayaan kita.. :)"
Smoga bisa jadi referensi temen2 yg sering diejek tmn.. Jangan membenci mereka.. :) karna kita semua adalah saudara., namun berbeda kepercayaan., dan tetap kuatkan imanmu dalam Yesus..

Cardian leo said...

Menurut saya sih ,

Tuhan Yesus Memberikan pedoman atau Contoh dalam bentuk lisan dan praktek (tindakan), Agar setiap manusia Yang mau mengenal Bapa supaya mengikuti Apa Yang Tuhan Yesus lakukan disaat dia menjadi manusia, bukankah Dia memiliki predikat sebagai guru di dalam pengajarannya , sebab bagaimana seorang murid mengetahui kebenaran seorang Guru tanpa Guru tersebut tidak pernah praktek (tindakan) akan pengajarannya,atau bagaimana cara seorang murid berkomunikasi kepada Bapa kalau bukan mencontoh seorang Guru

Bagas Karyadi said...

Amin GBU :)

Ike Muttakhin said...

Dengan mengatakan bahwa yesus adalah utusan bapa yg disurga, sebenarnya pemahaman anda hampir sama dengan pemahaman islam yg mengatakan nabi isa adalah utusan dari Allah swt. Jika anda memerlukan perenungan tentang ke esa an dari Allah swt. Alquran surah al ikhlas bisa menjadi jabawan atas pertanyaan anda. Disana dikatakan bahwa tuhan itu esa, tuhan tempat meminta,tidak beranak dan tidakdiperanakan dan tidak ada yang setara dengan dia.

Sugiarto said...

Kata Tritunggal (Allah bapa Allah anak Allah rohkudus) tdk pernah ada di alkitab, itu hny tafsiran jmn dulu.Yesus tidak pernah menyatakan dirinya sebagai Allah anak. Artinya Allah mmg hny 1. imho: yesus itu ciptaan pertama Allah (yg sulung),yg diutus bapa kedunia mjd mns utk menebus dosa, dan berhasil menunaikan tugasnya,shg diberi kedudukan sgt tinggi, disebelah kanan Allah.

Surya Treats Asia Arts said...

Menurut mata iman saya mengenai keberadaan/ peran Yesus saat itu adalah harus Menjadi Manusia Suci/ /tanpa dosa sesuai dengan rencana besar Allah YHWH dalam penyelamatan seluruh manusia.
Allah YHWH Sendiri adalah Firman Yang Hidup.

Sekali lagi: Yesus adalah Firman Allah YHWH Yang telah Ada serta Menyatu dengan Allah YHWH

Jadi pointnya adalah dunia dan jagat raya dan isinya ini Diciptakan oleh Allah melalui Firman-Nya Yang Hidup yakni Manusia Suci atau Terang Manusia dan juga Yang diberi nama /sebutan Yesus.
Manusia Suci Yesus (Yang juga Pribadi Allah YHWH) Yang memiliki Misi Kasih sebagai Juru Selamat manusia yg berdosa

Firman Yang Hidup/ Manusia Suci Yesus itu jugalah Yang Akan menghakimi oleh Allah YHWH pada Penghakiman nanti.

Jadi Yesus Kristus/ Yeshua Hamasiah / Isa Almasih adalah FIRMAN ALLAH YHWH itu sendiri, bukan Pribadi Yang Berbeda.

Salam Damai

anime said...

Kurang setuju sma pendapat mba jane. Yesus itu adalah satu kesatuan dengan Allah dan Yesus itu adalah Allah itu sendiri yohanes 10 : 30 Aku dan Bapa adalah satu, jadi Tuhan Yesus adalah benar juruselamat manusia tapi jangan hilangkan kenyataan bahwa Yesus adalah Allah itu sendiri, Dia itu Tuhan dan Juruselamat, jangan samakan dengan Muhamad yang dikatakan dlam agama muslim adalah nabi sebagai perantara tapi Yesus adalah Allah itu sendiri yang kita sembah . Jadi hilangkan pemikiran bahwa Yesus itu hanya perantara tapi mulai lah menyembah Yesus sebagai Allah itu sendiri . Trims Jesus bless

Mantek Man said...

Penjelasan tritunggal dlm kitab pada ayat berapa?

Danz Prasetya said...

membingungkan artikel ini
tp saya setuju dgn pendapat vincentia, yesus itu cm perantara/ messenger tdk lebih. Tuhan itu ya Allah. yang menyelamatkan kita ya atas rahmat Allah, yesus cm memberi pelajaran bagaimana caranya kita me dapat rahmat itu.Jgn sampai kita meNuhankan yg bukan Tuhan.karena Agama itu selain keyakinan yg kuat jg harus Rasional.

Bagas Karyadi said...

Jadi Tuhan Yesus benar-benar berdoa atau sandiwara? :D

Bagas Karyadi said...

Pelajari Kitab Yohanes lebih dalam lagi :-)

Bagas Karyadi said...

Maaf saya tidak mengakui kredibilitas tafsiran dari ajaran Saksi Yehova :-)

Bagas Karyadi said...

Ya Yesus adalah Allah Anak :-)

Bagas Karyadi said...

Salah besar. Yesus adalah Allah Anak.

Reindra said...

Allah itu Roh Yang Esa namun tidak terbatas; Dia memenuhi langit dan bumi. Namun Allah bisa mencurahkan Roh-Nya keluar dari dalam eksistensiNya yang tidak tergapai oleh kita.

Baik Anak maupun ROh Kudus adalah Roh Allah yang keluar dari dalam Bapa. Roh Allah yang keluar dari dalam Bapa dan menyatakan diri-Nya dalam wujud dan cahaya kemuliaan ALlah disebut sebagai Anak; karena ini keluar dari dalam Bapa....

Roh Allah yang keluar dari dalam Bapa melalui pernyataan Sang Anak untuk menyatakan kuasa; dan pertolongan serta bimbingan untuk umatnya disebut Roh Kudus.... Orang Israel menyebut Roh Kudus sebagai Roh YHWH atau Roh Elohim sendiri....

Jadi memang ada Bapa; ada Anak; dan Ada Roh Kudus; tapi semuanya adalah Roh Allah yang sama.

Kenapa berdoa? Karena memang berdoa adalah cara berkomunikasi secara Roh.... Roh Allah yang keluar dari dalam Bapa berkomunikasi dengan Roh Allah di dalam Bapa melalui doa. Bukan hanya anak yang berdoa; Roh Kudus pun berdoa untuk umat yang ditolongnya.

Sama seperti tubuh manusia hanya karena tangan teriris pisau tidak serta merta otak pasti tahu. Tangan harus mengirim sinyal melalui saraf tulang belakang barulah otak tahu... Kalau saraf rusak....atau tulang belakang yang menjadi penghubung rusak; ya otak tidak tahu apa yang terjadi pada tangan walaupun satu tubuh.....

Kenapa Yesus berdoa minta cawan berlalu? Apa Yesus mempunyai keinginan yang berbeda dari Bapa? Oh tidak sama sekali.... Bapa bukan mau menyalibkan Yesus. Bapa ingin penebusan terjadi; tapi iblis memilih penyaliban untuk menguji Yesus agar rencana ini gagal....

Walaupun Yesus tidak ingin disalib karena dia juga menyayangi diriNya (mustahil pribadi yang tidak menyayangi dirinya bisa menyayangi orang lain).... tapi dia selalu tunduk kepada Bapa-Nya....

APa itu berarti Bapa dan Anak berbeda? Oh tidak....coba tangan anda terkena benda panas....pasti anda otomatis secara reflek menarik tangan anda kan? Reflek itu proses yang tidak melalui otak.... dan terjadi kalau kita tidak tahu atau tidak siap jika sesuatu terjadi....

Tapi bagaimana jika anak anda lagi main di dapur dan tiba-tiba panci panas meluncur turun dari kompor? Anda tidak sempat mengambil penahan panas.... Anda harus melompat menahan panci panas itu.... Walaupun tangan anda sangat kepanasan; tangan anda tidak akan melepaskan panci seperti refleks tandi... Karena sekarang sudah ada perintah langsung dari otak untuk bertahan...demi anak anda.... Apa itu berarti tangan anda bukan anda karena secara prinsip tangan tetap ingin melepaskan benda panas itu????

Allah Tritunggal itu ada di Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu.... Yeremia mengatakan Allah itu memenuhi langit dan bumi.....bagi Kristen itulah Bapa....

Kejadian memperlihatkan ada beberapa kali Roh Allah keluar menyatakan diri dalam rupa dan menemui Adam; Abraham; Hagar; Musa; dll.... jelas rupanya dituliskan tidak sebesar langit dan bumi; bahkan seukuran manusia saja..... inilah yang disebut Anak.....

Dituliskan juga Roh ALlah menginspirasi para pembuat tenda; Daud; dll; dan inilah Roh Kudus.....

Jadi Allah di PL sama saja dengan Allah di PB. Tritunggal berasal dari bahasa latin Tres Personae Una Substantia; yang artinya Tiga Peranan Yang Dilakoni Oleh Satu Hakikat.

JEFFRY said...

Sampai sekarang saya juga masih bingung dg konsep tritunggal itu..
apalagi didalam yohannes 17:3 menyebutkan inilah hidup yg kekal itu yaitu mengenal Engkau satu-satunya Allah dan mengenal Yesus Kristus yg telah Engkau utus..
Pribadi Allah yg esa terus Dia mengutus Yesus ke dunia..
saya bingung dg semua ini..
ada yg bisa memberikan tanggapan??

Christian B said...

Mas Danz; perhatikan bahwa kata messenger itu dalam bahasa ibrani adalah Malak atau malaikat... Jika anda pernah membaca ALkitab, maka anda pasti menemukan kisah di mana Malaikat Tuhan menampakkan diri kepada Musa....tapi Malaikat itu berkata "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub"....

Allah menyatakan Roh-Nya ke dalam rupa dan menyebut rupa yang adalah pernyataanNya itu sebagai diri-Nya sendiri sudah dari perjanjian lama mas Danz.... Malaikat ini biasa disebut sebagai Teofani; atau utusan yang tidak lain adalah pernyataan representasi Allah sendiri...

agustimo simanjuntak said...

Bagas karyadi penganut agama katolik?

Kalau menurut saya, setelah membaca alkitab dari matius sampai dengan wahyu, Yesus Kristus yang lahir, disalibkan dan bangkit pada hari ke 3 adalah Allah.

Surya Treats Asia Arts said...

@Sugiarto :Yesus juga tidak pernah menyatakan diriNya sebagai ciptaan yang sulung seperti penyampaian anda..... Lalu?!?!

Junar Junar said...

Sulit dimengerti

Information and Inovation of Hardware said...

Yang Rasional menurut Logika ajalah.
Yesus/Isa adalah utusan Tuhan.
Perspektif sebagian orang dia Allah Anak, Manusia seutuhnya dan tuhan Seutuhnya.
saya lebih setuju dia adalah utusan Manusia Seutuhnya bukan sebagai Tuhan seutuhnya dan bukan Allah anak.
Logika dan Iman harus berjalan secara bersamaan.

Angel said...

Nah itu dia....ngak masuk akal bukan karena ngak benar. Terkadang sesuatu sulit masuk di akal karena akalnya yang ngak muat :)

Nataniel P. said...

Kristen bukannya tidak punya logika....Tentu logika dan iman itu jalan bersamaan; karena manusia kebanyakan hanya mau mengimani sesuatu yang dipahaminya. Jadi masalahnya di sini ada di kata PAHAM.... Seseorang bisa saja tidak memahami sesuatu bukan karena sesuatu itu tidak logis tapi karena logika orang itu yang tidak nyampe untuk memahami....

Lu pakai nama hitech gitu pasti paham kalau 500 tahun lalu orang akan menganggap tidak rasional dan tidak logis kita bisa bicara dengan orang yang jaraknya ribuan kilometer melalui sebuah kotak kecil dalam genggaman....karena logika mereka waktu itu gak nyampe...na kasus lu itu kek gitu.... :)

Ricchie Gotama Sihite said...

Memang sulit memahami pemikiran Allah yang merupakan pencipta oleh kita yang merupakan ciptaan ini, terlebih karena dosa kita.

Ricchie Gotama Sihite said...

Bagus bang kalo gak menanggapi nya dengan emosi. Tapi sekedar membukakan, Yesus adalah Allah, Bapa adalah Allah dan Roh Kudus adalah Allah. Tetapi Bapa bukan Yesus begitu juga sebaliknya, Roh Kudus bukan Bapa begitu juga sebaliknya dan Roh Kudus bukan Yesus begitu juga sebaliknya.
Memang sulit memahami Tritunggal Allah. Karena kita adalah ciptaan yang berdosa sulit memahami Pencipta yang Mahakudus.

Ricchie Gotama Sihite said...

Saya menghargai keberagaman agama. Namun, saya menolak menelaah Yesus dari kitab lain. Karena Alkitab adalah kebenaran Firman Tuhan, dulu, sekarang dan selamanya.

Ricchie Gotama Sihite said...

Wajar bang jika kita bingung. Kita hanyalah ciptaan yang berdosa, sulit memahami pemikiran Sang Pencipta yang Mahakudus

Noviany Jonatan said...

Pemahaman saya simple, dr berbagai ayat sudah bisa dilihat bahwa Yesus dan Bapa bukan satu melainkan 2 pribadi. Di alkitan dinyatakan bahwa kelak Yesus akan duduk di sebelah kanan Bapa. Kalo pakai otak manusia, secara kasat mata berarti kita akan melihat 2 pribadi. Kalau dibaratkan dengan orang berarti ada 2 org. Artinya Yesus bukan Bapa, demikian juga Roh Kudus bukan Yesus, karena Yesus mnyatakan akan mengirimkan penolong yg LAIN. Bukan diriNya bukan juga Bapa. Jadi kalo kita totalkan akan ada 3 pribadi. Kenapa disebut Esa, atau tritunggal atau satu, padahal secara bentuk atau mungkin rupa ada 3? Yg saya pahami Ketiganya ada untuk 1 tujuan. Anak ada sebagai yg mewujudkan kehendak Bapa, Roh Kudus sebagai penolong sepeninggal Yesus naik ke surga. Ketiganya punya tujuan yg sama, berbeda fungsi. Ketiganya roh Allah jadi mereka adalah Allah. khusus yang bilang Yesus sebagai manusia (utusan allah) dan menolak mengakui bahwa Yesus adalah Allah, maka disebutkan di alkitab bhw pada mulanya adalah Firman. firman itu adalah Allah. Jadi Yesus adalah Allah.

Amirah Kepsek said...

Saya sangat...sangat...sangat... Setuju dengan mas danz prasetya..

Robin Limbong said...

VINCENTIA JANE: Jesus is God..
didalam dia segala sesuatu dijadikan,, so silah kan bca doa Yesus untuk murid2 nya di dalam yohanes 17.. jadi jangna pernah mengtakan bahwa Yesus itu bukan Tuhan.. tidak ada satupun yang dapat mengampuni dan menghidupkan manusia kecualai Allah itu sendiri,, karna dia adalah sumber dari hidup,,, Yesus berkata.. akulah jalan dan hidup""
Yohanes 14
14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
ingat perkataan Yesus barnag siapa tidak mengakui Aku di hadapan manusia Aku akan menolak nya di hadapan Bapa...
jadi jangan pernah mengatakan dia hanya sebagai juruselamat He is God..
Alpha and Omega..

Robin Limbong said...

Allah tidak dapat berjumpa dengan manusia tanpa melakukan penjelmaan.. benar..??
lalu Dia menjelma... dalam pernjelmaan nya Dia disebut Allah Anak,,
seperti seorang yang menjelma tidak memakai Nama asal nya,,
contoh ingat wiranto pernah menyamar jadi pedagang asongan.. pada saat dia menyamar jadi pedangang asongan.. apkah dia memperkenalkan diri sebagai wiranto.. dan berkata aku adalah Wiranto..
jawaban nya tidak.. dan dia akan memakai sebutan baru. lalu dia memakai istilah baru. karna dia sedang menyamar..
lalu Yesus dalam penjelmaan nya dia mengaku Anak Allah,, tapi orang tidak percaya..?? benar,,
sama hal nya dengan wiranto tadi jika dia mengaku dnegna gelar baru dengan sebutan anak wiranto.. apakah ada orang yagn percaya?? tidak.. karna apa,, karna tidak mungkin anak wiranto seperti gembel. betul.??
jadi Bapa dan Yesus adalah Satu.. jika tidak mau menerimanya,, kenpa saat akhir zaman nanti Yang datang adalh Yesus,,
dimana Bapa?? dan Roh kudus..?? apakah Bapa dan Roh kudus ada di surga yang lain... kenapa Yesus yan datang di awan2 dan duduk di atas tahta. kenapa Tidak Bapa yang di tahta,, dan Yesus di samping nya..??
jadi jangan pernah mengatakan Bapa dan Yesus adalah Pribadi yang berbeda,, dan kemungkinan memiliki perasaan yang berbeda seperti argument saudara sebelum nya. sangat tidak masuk akal..

Robin Limbong said...

NOVIANY JONATAN : saya dulu berfikir seperti ini.. tapi jika demikian.. Bapa lebih Besar dari pada Anak..??
jika Bapa lebih besar dari pada Anak?? kenapa Saat Yesus datang yang duduk ditahta adalah Yesus,, kenapa tidk Bapa dan Yesus di sebelah kanan nya..
kenpa yagn kita nantikan kedatangan Yesus?? kenapa Bukan kedatangan Bapa.???
baca Yohanes 22.. yang akan datang adalh Yesus.. kenapa tidak Bapa..??
Dia mengatakan Dia adalah Alpha dan Omega.. Awal dan Yang akhir,, kalau merekak 3 pribadi,, mengapa tidak mengatakan ""Kami adalah Alpha dan Omega.""

Dion said...

Hanya yg punya roh kudus yg dapat menerima firman yesus,perlu kita taw di alkitab juga dituliskan setelah aku akan banyak nabi2 palsu,knpa di bilang kita kafir kitab mereka aja mengakui yesus dan Maria kudus trus mereka percaya pada Cpa kan bingung coba di tanya balik.

Dion said...

Anda blom2 ngerti juga y,memang benar hanya orang yg punya roh kudus yg mengerti firman ny.

Dion said...

Novisny,benar itu.

Marten Wengge said...

Sampai kapanpun kita manusia tidak akan memahami Allah yang kita sembah melalui Tuhan kita Yesus Kristus dengan pertolongan Roh Kudus, pertama karena kita berdosa dan karena Allah itu transenden diluar batas kemampuan manusia tak terjangkau dan melampaui segala akan dan pikiran kita,itulah perbedaan kita dengan Yang Maha Kuasa Yaitu Allah yang kita sembah melalui Tuhan Kita Yesus Kristus jadi saran saya pikiran kita sebagai manusia tdk bisa menembus kemahakuasaan Allah, jadi boleh saya sarankan rajin baca alkitab kerana yang bisa kita lakukan hanya itu dan Berdoa dan melaksanakan segala perintahnya dan menjauhui segala larangan dengan Kasih supaya iman kita semakin besar kepada Allah Bapa dengan perantaraan Tuhan kita Yesus Kristus.

Danz Prasetya said...

@noviani: pandangan anda yg menyatakan yesus adalah Allah itu persepsi yg sempit. firman juga bukan Allah. klo bibble itu berisi ribuan firman, apakah jg bisa di sebut Allah. jelas firman/wahyu adalah ajaran yg diturunkan oleh Allah melalui roh kudus kepada yesus. roh kudus itu jg ada sebelum yesus lahir. jadi juga bukan Tuhan. semoga kita tidak Menuhankan yg bukan Tuhan.

Jazz said...

Bingung ya

Zein Anta said...

manusia mana yang sanggup berkata dan pede bilang di (Lukas 23:43)
Kata Yesus kepadanya: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus'

maksudnya jika dia bukan Tuhan lalu dia siapa..
kok yesus bisa memutuskan hal yang diluar akal pikiran kita..
gak main main, seorang penjahat gitu lhoo
manusia mana yg bisa langsung memberikan pengampunan dosa kalo bukan Tuhan sendiri

sonituhoi sihura said...

Memang mengenal Allah dalam ajaran Tritunggal sangatlah menantang logika

sonituhoi sihura said...

Setuju dengan Anda dan yg tidak kalah penting sebenarnya adalah PERCAYA

Unknown said...

Ketika kt Tidak mengenal siapa Yesus sampe kapanpun kt tidak akan paham siapa Allah itu

Anonymous said...

Beriman itu adalah meyakini MANFAAT dari keyakinan kita. Kalau kita merasakan dan mengalami manfaat dari keyakinan kita itu, berarti tidak sia2 kita beriman kepadaNya ... iman bukan produk, yang mesti diadu oleh para pemasar dan salesman ... kita suka terjebak membandingkan antar iman dengan kedok diskusi agama, ujung2nya ribut ... peace man ...

Menurut saya, Tritunggal adalah konsep supralogika yang mesti kita sikapi dengan : "YA, AKU MENGIMANI TRITUNGGAL (BAPA, ANAK, DAN ROH KUDUS). TITIK !"

Kita tidak perlu mempelajari siapa/apa itu Allah, mengapa kita perlu mempelajari DIA? Apa tujuan kita? Kalau sudah paham, apakah kita masih beriman padaNya? Ini berbahaya, karena seperti cerita Alkitab, manusia suka berontak kepada Allah yang sudah begitu baik.

Dekat dengan Allah, bukan berarti kita jamin 100% paham tentang Allah ... Tugas kita adalah menjalankan perintahNya.

Reny Susanti Purwitasari said...

Maaf saya ingin bertanya untuk yohanes ayat 7-14 itu pengibur dan roh kebenaran siapa? Aya yesus sendiri atau dia sedang menjelaskan tentanh seseorang yang lain? Terimaksih ☺

Danz Prasetya said...

@ zein anta: baca dengan seksama ayat lukas tsb dlm kontek yg benar, cb baca menyeluruh dari ayat 39-49. klo anda pahami ada 2 penjahat dimana yg satu meragukan yesus dan yg lain meyakininya. yesus berkata kpd penjahat yg menyakini spt terucap dlm lukas 23:43 tersebut karena pertobatan,setiap orang yg bertobat maka diampuni dosanya spt halnya bayi yg baru lahir tanpa dosa,ketika dia mati dlm kondisi bertobat maka dia mati tanpa dosa. itu semua diajarkan dlm agama semit atau abrahamik termasuk islam. baca lukas 23:46 setelahnya yesus berkata "ya Bapa kedalam tanganmu kuserahkan nyawaku" artinya yesus pun tak berkuasa atas dirinya sendiri. dalam ajaran kristen aliran apapun jika ada yg menyamakan manusia dengan Tuhan adalah bidah kuno yg menerima hukuman diasingkan.

Manuel Paat said...

Kesalahan dalam upaya mengerti Tritunggal adalah mencari analogi/contoh yang sama dengan apa yang ada di muka bumi ini (alam ciptaan). Dan ini yang salah selama ini.

Namun untuk mengerti Tritunggal dari "konsep" adalah hal yang dimungkinkan.

Perhatikan konsep berikut ini :
Kitab suci orang Kristen adalah Alkitab. Di Indonesia Alkitab terbitan LAI yang ada pada saya secara hakekat adalah sama dengan Alkitab terbitan LAI yang dipegang oleh saudara2 pembaca, yaitu ALKITAB.
Namun pada saat yang bersamaan Alkitab di tangan saya adalah berbeda dengan Alkitab yang di tangan saudara. Konsep ini juga terjadi pada kitab suci kaum Muslim yaitu ALQURAN.
Jadi konsep "banyak yang berbeda dalam satu hakekat yang sama" ada di alam ciptaan.

Shallom.

Anonymous said...

Menurut saya yah. Tuhan Yesus dan Bapa adalah satu. Ia berdoa di taman getsemani adalah karena ia ada di dunia itu benar-benar sebagai seorang anak. Jika ia turun ke dunia sebagai manusia tetapi punya kuasa Allah yang tak terbatas maka ia tidak akan mati. Ia berdoa di taman getsemani kepada Bapa karena ia mempunyai sifat-sifat manusia saat ia turun sebagai manusia ke bumi. Imannya juga bisa goyah, bisa saja ia gentar, bisa saja ia lari pada saat itu. Tapi ia berdoa untuk dikuatkan imannya karena ia saat itu adalah manusia. Ia melepaskan diri dari segala kuasa-Nya. Jika kalian bilang, "tapi mengapa ia bisa menyembuhkan orang lumpuh? membangkitkan orang mati? dan sebagainya?" karena manusia bisa bernubuat tergantung imannya. Tuhan Yesus mempunyai iman yang besar, ia tanpa noda dan celah sehingga ia bisa bernubuat. Selain itu, selama ini Ia memanggil Tuhan sebagai Bapa karena Dia mengajarkan kepada kita untuk memanggil Tuhan sebagai Bapa. Agar kalian percaya bahwa Tuhan, Allah kita bukan hanya Allah yang berkuasa dan akan meninggalkan kita hanya karena ada kesalahan di diri kita. Ia Bapa yang kasih-Nya jauh lebih besar dari Bapamu di dunia sehingga kamu tidak perlu takut dia akan meninggalkanmu karena sebagai seorang Bapa, dia akan selalu ada. Dan akan turut sedih ketika engkau sedih, juga akan senang ketika engkau senang.. Dia diutus oleh Bapa dan Dia sendiri adalah Bapa. Ia berkata bahwa "Akulah Dia". Jika kau terus bertanya-tanya kau mungkin tidak akan mendapat jawabannya karena itu cukuplah percaya dan kuatkan imanmu karena pemikiran Tuhan beda dengan manusia. Berdoalah dan tanyakan kepada Tuhan. Ia akan memberikanmu jalan jika memang engkau sungguh-sungguh dan kalau memang sudah waktunya

Anonymous said...

Ya. Saya setuju.. Karena pemikiran manusia beda dengan pemikiran Tuhan. Jangan mencoba memahami pikirannya karena kita tidak akan pernah bisa. Cukup percaya dan kuatkan iman karena semua akan terjawab dan akan indah pada waktunya

Joe Efillus K said...

Yesus adalah Tuhan,Tuhan Adalah ALLAH

Frans Sihombing said...

Kalau aku sih orangnya simple-simple saja dalam berlogika dan beriman.

Kalau menurut saudara2 sekalian Yesus Kristus hanya seorang nabi dan utusan, kok berani-beraninya dan sangat PD nya ya... mengampuni dosa manusia. Terbukti ketika Yesus Kristus tanpa basa basi mengampuni dosa perempuan penjual cinta semalam yang waktu itu menyeka kaki Yesus dengan rambutnya menggunakan minyak zaitun.

Kemudian Yesus Kristus tanpa basa basi dan minta izin kepada yang mengutusnya (menurut anda sekalian..!!!), mengampuni dosa penjahat yang sama2 disalib waktu itu bersama Yesus.

Tak mungkin seorang yang diutus bisa mengampuni DOSA...!!! kecuali BAPA itu sendiri...!!!

Allah BAPA adalah ROH.
Yesus Kristus adalah reinkarnasi dari ROH tersebut. reinkarnasi artinya menjadi darah dan daging.

Didalam Alkitab banyak kata2 kiasan yang sulit dicerna bila kita tidak dipimpin oleh ROH KUDUS untuk memecahkannya.

Yesus Kristus yang adalah Bapa itu sendiri dengan keberadaannya sebagai manusia yang lahir dikandang domba. Tidak mungkin DIA mengatakan bahwa DIA adalah BAPA (TUHAN YHWH).
siapa yang akan percaya?? Yesus Kristus adalah ALLAH yang pintar memiliki semua ilmu pengetahuan tidak bodoh seperti kita, Yesus Kristus adalah Tuhan yang tahu sifat manusia yang senang dan percaya terhadap RUPA (yang dilihatnya).

Apalagi pada waktu itu keinginan bangsa Israel terhadap hadirnya sosok pembebas (MESIAS) yang gagah dan perkasa yang diharapkan mampu membebaskan bangsa Israel dari penjajahan bangsa Romawi tidak terlihat dari RUPA/tampang fisik Yesus Kristus.

Oleh karena itu DIA menggunakan kata diutus oleh BAPA di Surga. Karena BAPA adalah ROH dan YESUS KRISTUS adalah bentuk daging dan Darah dari BAPA itu sendiri.

Ketika orang lain mengatakan YESUS KRISTUS adalah GURU, NABI, IMAM BESAR, RAJA YAHUDI dan sebagainya DIA tidak membantah-Nya. mengapa? karena semua yang dikatakan oleh orang2 pada masa itu memang semuanya ada di dalam YESUS KRISTUS.

Bahkan kenyataannya YESUS KRISTUS lebih besar dari NABI, GURU, IMAM BESAR dll tersebut karena tidak ada satu pun GURU, tidak ada satu pun Nabi dstnya yang berani dan sanggup mengatakan: " AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP, TIDAK ADA SATU PUN YANG SAMPAI KEPADA BAPA KALAU TIDAK MELALUI AKU."

Lalu kemudian ada yang menyangsikan ke-Tuhanan dari Yesus Kristus bahkan orang Kristen dengan iman secuil itu sendiri, hanya karena Yesus Kristus tidak menjawab kapan kiamat akan datang??
Kalau kita pengikut Tuhan Yesus sejati, maka akan mengerti posisi BAPA pencipta ALAM SEMESTA itu sedang menjadi apa?? kondisi DIA pada waktu itu menjadi manusia sejati dan tak mungkin DIA mengatakan kiamat tanggal,bulan dan tahun berapa pada saat DIA menjadi manusia. Siapa yang percaya?? fikir donk???

INTI nya dari semua yang saya sampaikan diatas dengan iman dan logika saya yang terbatas ini. Tidak mungkin BAPA di SURGA punya NYALI ciut, untuk menebus DOSA manusia saja sampai harus menyuruh-nyuruh PRIBADI lain. Pastilah penebusan dosa manusia itu dilakukan oleh BAPA itu sendiri dengan cara-NYA yang tidak dapat dimengerti oleh manusia.

TUHAN YHWH adalah ALLAH BAPA pemberani yang tidak perlu di bela-bela bukan pengecut seperti kita, yang terkadang ingin menebus kesalahan anak sendiri tapi mengorbankan orang lain. kalau BAPA di Surga kelakuannya seperti itu. berarti itu TUHAN yang cemen bukan TUHAN yang saya kenal.

So, kesimpulannya menurut saya pribadi:
BAPA = YESUS KRISTUS = ROH KUDUS.

INGAT BAPA DI SURGA BUKAN TUHAN YANG PENGECUT...!!!