Bagas Karyadi
Shalom! Anda tinggal di Jakarta? Bergabunglah ke dalam KRISTA: Komunitas Kristen Jakarta, klik di sini!

Menemukan Maksud yang Indah dari Tuhan

MENEMUKAN MAKSUD YANG INDAH DARI TUHAN
Ketika itu saya membeli sebuah sepatu pantofel di suatu toko sepatu ternama. Harganya hanya lima puluh ribu rupiah. Sangat murah! Saya tahu mengapa harganya begitu murah. Sepatu itu terbuat dari karet. Ternyata bentuk jahitan, lekuk-lekuk sepatu, dan lain sebagainya hanya tiruan yang terbuat dari karet. Namun, jika diperhatikan sekilas, sepatu itu tidak jauh berbeda dengan sepatu pantofel lainnya yang terbuat dari kulit asli dan produk original.

Walaupun tiruan, saya memutuskan untuk membelinya karena sepatu ini unggul dalam beberapa hal. Pertama, sepatu ini tahan air karena terbuat dari karet sehingga tidak akan membuat kaki basah jika sedang berjalan di jalan yang becek. Kedua, sepatu ini tahan lekukan karena terbuat dari karet sehingga sangat elastis dan tidak mudah rusak. Ketiga, sepatu ini tahan terhadap benturan karena terbuat dari karet. Ketahanannya sama dengan ban sepeda, motor, dan mobil yang memang terbuat dari karet. Saya merasa sangat beruntung karena bisa mendapatkan sepatu murah dengan kualitas yang tidak murahan.

Saudaraku, mungkin apa yang kita kerjakan setiap hari adalah hal-hal yang biasa dan tidak menarik. Namun, kita pasti bisa menemukan nilai yang tinggi dari apa yang kita kerjakan. Hal ini sama seperti sepatu tiruan berbahan karet itu, sekalipun harganya sangat murah, ia memiliki nilai yang tinggi dalam beberapa hal. Ini adalah pendidikan yang berharga bagi kita.

2 Korintus 11:27-29
“Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian dan dengan tidak menyebut banyak hal lain lagi, urusanku sehari-hari, yaitu untuk memelihara semua jemaat-jemaat. Jika ada orang merasa lemah, tidakkah aku turut merasa lemah? Jika ada orang tersandung, tidakkah hatiku hancur oleh dukacita? Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku.”

Saudaraku, Paulus pun merasakan pekerjaan yang begitu menyengsarakan bagi dirinya. Pekerjaan itu pun tidak menguntungkan baginya secara materi, tetapi ia berhasil menemukan makna dalam pekerjaannya. Jika kita merasa bosan terhadap pekerjaan kita sehari-hari, berusahalah untuk menemukan nilai-nilai yang indah di dalamnya! Tuhan pasti memberikan maksud yang indah di balik setiap pekerjaan yang kita lakukan. Jangan menyerah! Kita harus menemukan makna dari setiap hal yang kita kerjakan, maka kita akan merasakan betapa bernilainya pekerjaan yang kita lakukan itu. Amin.

Salam kasih,